PONOROGO, LINGKARWILIS.COM – Gelaran Reyog Balloon Carnival (RBC) yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten bersama Polres Ponorogo disambut antusias masyarakat. Hingga menjelang pelaksanaan pada Minggu (29/3/2026), tercatat sebanyak 44 peserta telah mendaftar untuk ambil bagian dalam ajang tersebut.
“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Target awal dari Ponorogo hanya 21 peserta sesuai jumlah kecamatan, namun yang mendaftar mencapai 24,” ungkapnya.
Peserta dari Wonosobo akan tampil dalam kategori eksebisi, sementara peserta lokal akan dilombakan berdasarkan sejumlah kriteria, seperti keindahan balon, tema yang diusung, serta kekompakan tim.
Baca juga : Seniman Jaranan Kediri Turun Jalan, Tuntut Pencopotan Kadis Budparpora Kota Kediri
Pelaksanaan penerbangan balon dijadwalkan dimulai sejak pagi hari sekitar pukul 05.00 WIB, dengan tim juri yang juga melibatkan pihak dari Wonosobo.
Lebih lanjut, Edy menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai ajang kreativitas, tetapi juga sebagai solusi untuk menekan maraknya penerbangan balon udara liar yang berpotensi membahayakan.
“Konsepnya seperti wadah resmi, mirip latihan drag race untuk menekan balap liar. Jadi masyarakat tetap bisa berkreasi tanpa membahayakan,” jelasnya.
Melalui Reyog Balloon Carnival, diharapkan tradisi balon udara tetap terjaga, sekaligus menciptakan suasana yang aman dan tertib bagi masyarakat.***
Reporter: Sony Dwi Prastyo
Editor: Hadiyin





