Puluhan Pedagang Jajanan di SD – SMP di Kota Kediri Dikumpulkan Disperdagin, Ternyata Karena Ini

Disperdagin Kota Kediri Kumpulkan 25 Pedagang Jajanan di SD - SMPDisperdagin Kota Kediri Kumpulkan puluhan Pedagang Jajanan di SD - SMP,

Kediri, LINGKARWILIS.COM – Pemerintah Kota Kediri telah melakukan berbagai langkah untuk mengurangi tingkat stunting di wilayah tersebut.

Salah satu langkahnya adalah melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Kediri yang mengadakan pelatihan fortifikasi pengolahan makanan bagi para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM), terutama mereka yang berbisnis menjajakan makanan di sekolah-sekolah tingkat dasar dan menengah.

Sebanyak 25 orang mengikuti pelatihan yang dilaksanakan pada tanggal 20 hingga 21 Februari 2024, di kantor PKP – RI Kota Kediri.

Baca juga : Lansia di Kelurahan Kampung Dalem Kota Kediri Harus Sehat dan Bahagia, Begini Kata Pak Lurah

Kepala Disperdagin Kota Kediri, Wahyu Kusuma Wardani, menjelaskan bahwa fortifikasi adalah metode penambahan vitamin dan mineral tertentu ke dalam bahan makanan, yang bertujuan untuk meningkatkan nilai gizi makanan yang dikonsumsi masyarakat secara umum.

Dalam pelatihan ini, Disperdagin bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Kediri dan BPOM Kediri sebagai narasumber.

Selain teori, peserta juga mendapatkan materi praktek pengolahan makanan yang telah difortifikasi, yang dipraktekkan oleh CV. Kajeye Food Malang.

Baca juga : Ada Gerakan Penanaman Pohon Tabebuya di Desa Semen Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, Ini Infonya 

Wahyu menekankan bahwa peserta tidak hanya menerima pengetahuan secara teoritis, tetapi juga melakukan praktik langsung untuk memastikan bahwa mereka dapat mengolah bahan tambahan pangan dengan benar agar nilai gizinya tetap terjaga.

Dia juga menyatakan bahwa akan ada pengawasan berkala untuk memastikan bahwa peserta menerapkan pengetahuan yang didapat selama pelatihan.

Salah satu peserta, Ria, yang mengelola kantin di SMPN 4 Kediri, mengungkapkan bahwa pelatihan fortifikasi ini sangat berguna bagi peningkatan pengetahuan mereka dalam pengolahan makanan tambahan di kantin sekolah.

Eli, dari SDI Al Falah Pesantren Kota Kediri, juga mengungkapkan manfaat dari pelatihan tersebut, khususnya dalam memahami jenis kemasan yang aman untuk makanan, selain dari bahan tambahan yang digunakan.***

Editor : Hadiyin

 

Leave a Reply