Kediri, LINGKARWILIS.COM – Bulan suci Ramadan disebut sebagai bulan paling mulia dibandingkan bulan-bulan lainnya. Pada momentum penuh berkah ini, umat Islam dianjurkan untuk semakin meningkatkan kualitas dan kuantitas amal ibadah.
Hal tersebut disampaikan Ketua Jam’iyatul Qurro wal Huffadz Kecamatan Wates (JQH) Ustadz Zainuri saat menyampaikan tausiah menjelang buka puasa di Masjid An Nur Dusun Gemenggeng, Desa Janti, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri.
Dalam ceramahnya, ia menjelaskan bahwa terdapat sejumlah bulan yang dimuliakan Allah SWT, di antaranya Ramadan, Dzulhijjah, Dzulqa’dah, Muharram, dan Rajab. Meski demikian, Ramadan memiliki keistimewaan tersendiri dibanding bulan lainnya.
“Bulan-bulan yang dimuliakan Allah memang ada beberapa, namun yang paling mulia dan paling besar pahalanya adalah Ramadan. Karena itu, mari kita tingkatkan amal ibadah di bulan ini,” ujarnya.
Dalam ajaran Islam dikenal istilah Asyhurul Hurum, yakni empat bulan yang dimuliakan: Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab. Pada bulan-bulan tersebut, pahala amal kebaikan dilipatgandakan dan dosa pun memiliki konsekuensi yang lebih berat.
Ustadz Zainuri mengajak umat Islam untuk memanfaatkan Ramadan sebagai sarana memperbaiki diri. Ia mendorong jamaah memperbanyak sedekah, membaca Al-Qur’an, menunaikan salat sunnah, serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama.
“Semoga Ramadan ini benar-benar menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas iman dan takwa kita kepada Allah SWT,” pungkasnya.***
Reporter: Agus Ely Burhan
Editor : Hadiyin





