Kediri, LINGKARWILIS.COM – Ajang Final MCR Mata Panah Kapres 2026 berhasil menghadirkan atmosfer balap yang meriah sekaligus kondusif di GOR Joyoboyo, Kota Kediri, Minggu (8/2/2026). Kompetisi balap motor ini diikuti ratusan pembalap dari berbagai daerah di Nusantara dan berjalan lancar tanpa insiden berarti.
Ketua Panitia, Herlambang Syahputra, menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak yang berkontribusi terhadap kelancaran acara, mulai dari Pemerintah Kota Kediri, Kecamatan Mojoroto, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), hingga TNI dan Polri.
“Puji syukur kegiatan berjalan dengan tertib, cuaca juga sangat mendukung. Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu menyukseskan event ini,” ujar Herlambang.
Ia menambahkan, tingginya minat peserta terlihat dari kehadiran pembalap yang datang dari berbagai wilayah, antara lain Aceh, Kalimantan, Manokwari, serta sejumlah daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Tercatat total 354 starter turut ambil bagian dalam kompetisi ini.
Baca juga : Polres Kediri Kota Siap Ambil Peran Mengawal Penyaluran KUR dan Penyerapan Jagung Petani oleh Bulog
Panitia menyiapkan hadiah pembinaan bagi para pemenang. Juara umum menerima Rp5 juta, juara kedua Rp3 juta, dan juara ketiga Rp2 juta, serta tambahan apresiasi bagi peringkat berikutnya.
Herlambang menekankan bahwa ajang ini tidak sekadar perlombaan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan atlet balap sejak usia dini. Bahkan, terdapat peserta berusia 7 tahun yang mulai mengembangkan bakatnya di dunia balap motor.
“Event ini menjadi wadah pembinaan agar para pembalap bisa berprestasi hingga level nasional dan internasional. Kami juga bekerja sama dengan berbagai organisasi otomotif untuk pengembangan berkelanjutan,” jelasnya.
Selain melahirkan talenta baru, kegiatan ini turut memberikan dampak ekonomi bagi Kota Kediri. Kedatangan peserta dan tim dari luar daerah ikut menggerakkan sektor pariwisata, perhotelan, serta ekonomi kreatif setempat.
Ke depan, Herlambang berharap Kota Kediri dapat semakin berkembang sebagai pusat kegiatan otomotif, tidak hanya road race tetapi juga motocross, drag bike, hingga balap mobil roda empat.
Baca juga : Stasiun Ngangeni, Ikhtiar Melestarikan Jejak Sejarah dan Menggerakkan Wisata Budaya Kediri
“Dukungan pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat sangat luar biasa. Event ini resmi dan dilengkapi asuransi bagi pembalap maupun peserta, sehingga aspek keselamatan menjadi prioritas,” tegasnya.
Pada sesi penyerahan penghargaan, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati secara langsung memberikan trofi kepada para pembalap terbaik yang tampil menonjol sepanjang perlombaan.***
Reporter : Agus Sulistyo
Editor : Hadiyin






