Blitar, LINGKARWILIS.COM β Ratusan relawan dan pegiat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menggelar apel akbar di depan Alun-Alun Kota Blitar, Sabtu (27/6/2026). Dalam kegiatan tersebut, mereka menyatakan dukungan agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap dilanjutkan karena dinilai memberikan dampak besar terhadap perekonomian masyarakat.
Peserta apel merupakan perwakilan SPPG dari wilayah Blitar Raya yang terdiri atas relawan, pemasok bahan pangan, hingga mitra kerja yang selama ini terlibat dalam pelaksanaan program MBG. Mereka membawa poster berisi dukungan terhadap program tersebut serta menggunakan pengeras suara untuk menyampaikan aspirasi.
Koordinator aksi, Bambang Sunarso, mengatakan keberlangsungan program MBG sangat penting karena menjadi sumber penghidupan bagi ribuan masyarakat yang bekerja di lingkungan SPPG maupun sektor pendukung lainnya.
Baca juga :Β Sebanyak 171 Peserta Ramaikan Lomba Lukis Bulan Bung Karno di DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri
“Kami mendukung program ini karena menyangkut keberlangsungan hidup banyak orang. Ribuan warga menggantungkan penghasilan dari bekerja di SPPG, belum lagi para pemasok dan mitra yang turut merasakan manfaatnya. Dampaknya akan sangat besar apabila program ini dihentikan,” ujarnya.
Menurut Bambang, kebijakan Badan Gizi Nasional (BGN) yang menghentikan sementara pemberian insentif, ditambah penghentian operasional SPPG selama masa libur sekolah, telah mulai dirasakan dampaknya oleh para pekerja.
“Baru beberapa hari operasional berhenti saja sudah terasa dampaknya. Banyak pekerja yang sementara tidak memiliki aktivitas. Karena itu kami berharap operasional SPPG dapat terus berlanjut,” katanya.
Ia menambahkan, keberadaan SPPG selama ini telah memberikan efek positif terhadap penyerapan tenaga kerja sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
Tidak hanya membuka lapangan pekerjaan di lingkungan SPPG, program tersebut juga memberikan manfaat bagi petani, peternak, hingga pedagang sayur yang menjadi pemasok kebutuhan bahan pangan.
Baca juga :Β Jumat Berkah, Polsek Kediri Kota Ajak Pengemudi Ojol dan Tukang Becak Sarapan Bersama Sambil Sosialisasikan Kamtibmas
“Kalau program ini berhenti, petani, peternak, dan pedagang juga akan terdampak. Selama ini mereka ikut berdaya karena menjadi pemasok kebutuhan SPPG. Nilai perputaran ekonominya mencapai miliaran rupiah,” jelasnya.
Saat ini, jumlah SPPG di wilayah Blitar Raya mencapai sekitar 160 unit. Sebanyak 129 unit berada di Kabupaten Blitar, sedangkan sisanya beroperasi di Kota Blitar.
Melalui apel akbar tersebut, para relawan berharap aspirasi mereka dapat menjadi perhatian pemerintah pusat agar program Makan Bergizi Gratis tetap dilanjutkan demi menjaga keberlangsungan pelayanan sekaligus mempertahankan manfaat ekonomi yang telah dirasakan masyarakat.***
Reporter : Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin





