Kandang Ayam Terbakar, 21 Ribu Anakan Ayam Mati, Kerugian Capai Rp1 Miliar

Kandang Ayam Terbakar, 21 Ribu Anakan Ayam Mati, Kerugian Capai Rp1 Miliar
Kondisi kandang ayam yang terbakar hingga merugi Rp 1 miliar. (aziz)

BLITAR, LINGKARWILIS.COM – Musibah kebakaran menimpa kandang ayam milik Imam Mutarom (56), warga Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, Kamis (13/8/2026) pagi. Kebakaran tersebut menghanguskan seluruh bangunan kandang dan menyebabkan kerugian ditaksir mencapai Rp1 miliar.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 04.30 WIB. Api pertama kali diketahui Tukiman, warga setempat, yang melihat kepulan asap hitam di sekitar kandang.

Mengetahui kondisi tersebut, Tukiman kemudian berteriak meminta pertolongan. Warga yang datang berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, kobaran api semakin membesar sehingga kejadian tersebut dilaporkan kepada perangkat desa dan kepolisian sebelum diteruskan kepada petugas pemadam kebakaran.

Kasi Humas Polres Blitar Aiptu Saiful Muheni mengatakan petugas pemadam kebakaran langsung menuju lokasi setelah menerima laporan. Kondisi bangunan kandang yang sebagian besar terbuat dari bambu membuat api dengan cepat merambat dan membesar.

Baca juga : Kelelahan Usai Menebang Tebu, Pria 58 Tahun Meninggal di Pinggir Jalan Blitar

“Informasinya api berasal dari tungku pemanas dan merembet ke kandang,” kata Muheni.

Petugas bersama warga berjibaku sekitar satu jam hingga akhirnya kobaran api berhasil dipadamkan. Namun, bangunan kandang sudah terlanjur ludes terbakar.

Selain kandang, kebakaran juga mengakibatkan ribuan anakan ayam mati. Sedikitnya 21 ribu anakan ayam yang berada di dalam kandang tidak berhasil diselamatkan dan mati akibat kebakaran.

Sejumlah barang lainnya turut hangus terbakar, di antaranya mesin diesel, pompa air, sekitar 150 sak pakan ayam, timbangan, serta berbagai peralatan yang berada di dalam kandang.

Akibat kejadian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian material sekitar Rp1 miliar.

Baca juga : Sambut HUT ke-81 RI, Pemkab Kediri Gelar Doa Bersama Lintas Agama

Polisi mengimbau para peternak agar meningkatkan kewaspadaan saat menggunakan tungku pemanas di sekitar kandang. Penggunaan sumber panas harus dilakukan secara hati-hati karena kelalaian sedikit saja dapat memicu kebakaran dan menyebabkan api merambat ke bangunan kandang.***

Reporter: Arief Juli Prabowo

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *