LINGKARWILIS.COM – Munculnya isu mengenai ketidaksesuaian takaran MinyakKita dengan yang tertera pada kemasan di pasaran sempat menimbulkan keraguan di kalangan masyarakat untuk membeli produk tersebut. Menanggapi hal itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tulungagung segera melakukan inspeksi terhadap minyak kita yang beredar di pasaran.
Kabid Perdagangan Disperindag Kabupaten Tulungagung, Siti Mahmudah, menjelaskan bahwa inspeksi ini bertujuan untuk memastikan bahwa takaran MinyakKita yang dijual di Tulungagung sesuai dengan kemasannya. Pemeriksaan ini dilakukan terhadap sejumlah distributor serta di berbagai pasar.
Sedikitnya ada lima distributor yang dikunjungi oleh petugas dalam rangka pemantauan, di antaranya PT. Wagekarya Wahyulestari, PT. Gurihcloud Sukses Perkasa, dan PT. Wilmar Indonesia. Selain itu, CV. Mega Setia dan CV. Oleindo Amana Sejahtera juga turut diperiksa, dengan pengambilan beberapa sampel MinyakKita untuk diuji.
“Kami dapat instruksi dari pusat untuk melakukan pemantauan terhadap peredaran minyak kita apakah sesuai dengan ketentuan atau tidak. Selain lima distributor itu, kami juga mengambil sampel minyak kita yang dijual di pasar-pasar,” kata Siti Mahmudah, Jumat (14/3/2025).
Tim Gabungan Blitar Pastikan Takaran Minyak Kita, Ini Hasilnya
Setelah pengambilan sampel, lanjut Siti, pihaknya melakukan pengujian guna memastikan apakah takaran MinyakKita sudah sesuai dengan yang tertera pada kemasan. Hasilnya menunjukkan bahwa seluruh sampel yang diuji memiliki takaran yang sesuai.
Dengan demikian, MinyakKita yang beredar di pasar-pasar Tulungagung dalam kemasan 1 liter telah memenuhi standar tanpa adanya pengurangan isi. Bahkan, salah satu sampel dari distributor diketahui memiliki isi yang sedikit melebihi takaran yang tertera pada kemasan.
“Sesuai hasil pemantauan tersebut kami tidak menemukan adanya minyak yang tidak sesuai antara keterangan pada kemasan. Jadi seluruh sampel yang kami ambil itu sesuai semua takarannya, yaitu satu liter. Bahkan kemarin ada yang 1 liter lebih 5-10 mililiter,” ungkapnya.
Berdasarkan temuan tersebut, Siti menyatakan bahwa pihaknya segera melakukan sosialisasi untuk meyakinkan masyarakat bahwa MinyakKita yang beredar di Tulungagung tetap sesuai dengan takaran yang tertera. Pihaknya juga meminta kepala pasar untuk menyampaikan hasil pengujian ini kepada para pedagang dan masyarakat.
5 Ide Resep Kue Kering Coklat yang Simple dan Nikmat, Cocok untuk Lebaran!
Menurut Siti, merebaknya isu mengenai ketidaksesuaian takaran tentu berpengaruh terhadap tingkat kepercayaan dan daya beli masyarakat. Namun, hasil uji yang dilakukan membuktikan bahwa isu tersebut tidak terjadi di Kabupaten Tulungagung.
“Kami pastikan peredaran minyakkita di Tulungagung sudah sesuai seperti yang tertera pada kemasan tanpa adanya pengurangan takaran,” pungkasnya. (sho)