KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Liburan panjang, termasuk peringatan Tahun Baru Muharam, kini tak hanya dimanfaatkan untuk bersantai. Banyak pelajar dan masyarakat memilih kegiatan liburan edukatif, salah satunya melalui kunjungan ke Republik Lele, sebuah sentra budidaya ikan lele yang berada di Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri.
Setiap harinya, tempat ini ramai dikunjungi oleh kelompok pembudidaya ikan (pokdakan), mahasiswa, hingga pelajar dari dalam dan luar wilayah Kediri Raya. Mereka datang untuk belajar langsung tentang teknik budidaya ikan lele yang sehat dan produktif.
Yusron, pemilik Republik Lele, menjelaskan bahwa animo kunjungan selama liburan cukup tinggi. Para tamu kerap menanyakan cara memilih benih unggul serta metode pemeliharaan yang efektif agar lele tumbuh optimal dan siap panen.
Baca juga : Benih Tebu Panjalu 01 Asal Kediri Dipersiapkan Jadi Varietas Unggulan Nasional
“Kami selalu jelaskan mulai dari pembuatan kolam dengan ukuran ideal, baik untuk pembesaran maupun pembibitan, hingga standar kolam untuk lele konsumsi. Semua disesuaikan dengan skala kebutuhan budidaya mereka,” terang Yusron, Selasa (2/7/2025).
Tak hanya itu, ia juga memaparkan pentingnya menjaga kualitas air dan kebersihan kolam. Sisa-sisa pakan yang mengendap di dasar kolam perlu dibersihkan secara berkala agar tidak menimbulkan penyakit dan menjaga kesehatan ikan.
“Pakan juga harus sesuai dengan fase pertumbuhan. Kami berikan edukasi soal komposisi pakan ideal serta teknik pemeliharaan harian yang praktis namun efektif,” tambahnya.
Dengan konsep wisata edukatif dan studi banding, Republik Lele telah menjadi referensi nasional dalam budidaya lele, sekaligus memperkuat potensi ekonomi kreatif berbasis perikanan di wilayah Kediri.***
Reporter: Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





