Rookie Drag Competition Jombang Cup 2026 Diwarnai Insiden Joki Terpeleset

Rookie Drag Competition Jombang Cup 2026 Diwarnai Insiden Joki Terpeleset
Keseruan ajang balap yang diwarnai insiden terjatuhnya sejumlah pembalap akibat lintasan licin usai hujan. (Foto : Hasan)

JOMBANG, LINGKARWILIS.COM — Ajang balap resmi Rookie Drag Competition (RDC) Kabupaten Jombang Cup 2026 yang digelar di Sirkuit Jalan Dr. Soetomo, Kelurahan Sengon, sempat diwarnai insiden kecelakaan. Dua joki terjatuh saat lintasan menjadi licin akibat hujan yang turun di tengah perlombaan, Minggu (18/1).

Meski terjatuh di lintasan aspal, kondisi kedua joki dipastikan aman. Mereka hanya mengalami luka ringan berupa lecet pada tangan dan langsung mendapatkan penanganan medis dari tim kesehatan yang siaga di lokasi.

Event balap yang diselenggarakan Polres Jombang ini berlangsung meriah dan menarik perhatian ribuan penonton. Sepanjang lintasan dipadati masyarakat yang antusias menyaksikan balapan. Tak hanya itu, jumlah peserta juga membludak dengan lebih dari 500 starter ambil bagian untuk memperebutkan total hadiah senilai Rp118 juta.

Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan mengatakan, Rookie Drag Competition digelar sebagai solusi atas maraknya aksi balap liar yang selama ini meresahkan masyarakat. Melalui ajang resmi ini, pecinta otomotif diharapkan dapat menyalurkan hobi balap secara aman dan sesuai aturan.

Baca juga : Reli PPMKI Ramaikan Goa Selomangleng, Kediri Kian Dilirik sebagai Destinasi Wisata Komunitas

“Pagi hari ini kami melaksanakan Rookie Drag Competition Kabupaten Jombang Cup 2026. Ini merupakan event yang sangat dinantikan, khususnya oleh para penggemar otomotif di Jombang,” ujar AKBP Ardi Kurniawan.

Ia menambahkan, kompetisi tersebut juga menjadi sarana pembinaan bagi pembalap muda agar mampu berkembang secara positif dan profesional.

“Harapan kami, dari ajang ini akan lahir bibit-bibit pembalap potensial, baik dari Jombang maupun daerah sekitar. Dengan begitu, balap liar di jalan raya bisa ditekan bahkan dihilangkan,” tegasnya.

AKBP Ardi juga mengungkapkan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi. Total pendaftar tercatat mencapai 545 starter. Ia berharap seluruh rangkaian lomba dapat berlangsung aman hingga selesai.

“Starter ada 545. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan semua peserta selamat sampai acara berakhir,” pungkasnya.

Baca juga : Pembangunan Pasar Ngadiluwih Dimonitor Setiap Hari, Pemkab Kediri Kejar Target Penyelesaian

Sebagai catatan, panitia mewajibkan seluruh peserta menggunakan bahan bakar Pertamax Turbo guna mendukung performa kendaraan sekaligus menjaga aspek lingkungan.

Ke depan, ajang balap resmi ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin tahunan di Kabupaten Jombang sebagai wadah positif bagi generasi muda dalam menyalurkan bakat otomotif secara legal dan berstandar keselamatan.***

Reporter : Agung Pamungkas

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *