BLITAR, LINGKARWILIS.COM – Wiwik Wulan Prasasti (34), warga Desa Tumpang, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, harus menelan kerugian lebih dari Rp17 juta setelah rumahnya dibobol maling saat ditinggal berlebaran.
Peristiwa terjadi di kediamannya di Perumahan Panca Royal, Dusun Sumberasri, Desa Jeblog, Kecamatan Talun, pada saat rumah dalam keadaan kosong. Setelah kembali dari libur Lebaran, Wiwik mendapati barang berharganya, termasuk ponsel dan uang tunai, raib. Ia pun segera melapor ke pihak kepolisian.
Menurut Kasi Humas Polres Blitar, Ipda Putut Siswahyudi, hasil penyelidikan mengarah pada MYS (22), pemuda asal Kelurahan Garum, Kecamatan Garum, yang ternyata pernah bekerja di rumah korban.
Baca juga : Pantau Arus Lalu Lintas Hari Keempat Pascalebaran, Kapolres Kediri Kota Sapa Langsung Pemudik
“Tersangka mengenal korban karena pernah bekerja di rumahnya. Ia memanfaatkan momen rumah kosong dan masuk menggunakan kunci cadangan yang masih disimpan,” ujar Ipda Putut, Jumat (5/4/2025).
Penangkapan tersangka dilakukan setelah saksi tetangga melihat MYS mondar-mandir di sekitar rumah sebelum kejadian. Polisi langsung bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku.
Fakta mengejutkan, tersangka diketahui sudah lima kali membobol rumah korban. Barang-barang yang diambil selain ponsel juga termasuk sejumlah uang tunai.
Baca juga : Musim Mudik Lebaran, Jasa Cuci Mobil di Kediri Laris Manis
“Total kerugian korban ditaksir lebih dari Rp17 juta,” tambah Ipda Putut.
Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam mempercayakan akses rumah kepada orang lain, terutama saat bepergian di masa libur panjang.***
Reporter: Aziz Wahyudi
Editor: Hadiyin





