Daerah  

Santri Lansia di Jombang Jalani Ramadan dengan Mengaji di Pondok Pesantren

Santri Lansia di Jombang Jalani Ramadan dengan Mengaji di Pondok Pesantren
Para lansia khusyuk mengikuti pengajian di Pondok Ramadan Lansia Masjid Raudlatul Arifin, Jombang, untuk memperdalam ilmu agama selama bulan suci. (ist)

LINGKARWILIS.COM– Ratusan warga lanjut usia (lansia) di Jombang memilih menjalani bulan Ramadan dengan cara berbeda. Mereka menempuh pendidikan agama di Pondok Lansia, yang berlokasi di Masjid Raudlatul Arifin, Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang. Program ini menjadi wadah bagi para lansia untuk memperdalam ilmu agama sekaligus meningkatkan keimanan selama bulan suci.

Tidak hanya berasal dari wilayah setempat, sejumlah peserta datang dari luar kota demi mengikuti program ini. Keinginan untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah menjadi alasan utama mereka memilih menyantri selama Ramadan.

Jika umumnya pondok Ramadan identik dengan anak-anak dan remaja, di pondok ini para peserta yang sudah berusia lanjut mendapatkan kesempatan yang sama untuk memperdalam pemahaman keagamaan.

Setiap hari, mereka mengikuti beragam kegiatan keislaman, mulai dari salat wajib berjamaah, salat sunah, hataman Al-Qur’an, hingga pengajian kitab kuning secara kilatan. Seluruh aktivitas disusun agar para santri lansia dapat menjalankan ibadah dengan lebih fokus dan khusyuk.

Jombang Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak, Raperda Siap Disahkan!

“Di sini, para lansia bisa lebih tenang beribadah tanpa terganggu kesibukan rumah tangga. Mereka dapat fokus belajar agama,” ujar Syaifudin, salah satu pengurus Pondok Lansia, Selasa (18/3/2025).

Tahun ini, jumlah peserta mencapai 220 orang, terdiri dari 215 santri lansia perempuan dan 5 santri lansia laki-laki. Mereka tinggal di lingkungan masjid dengan suasana layaknya pondok pesantren pada umumnya.

Selain memperdalam ilmu agama, keberadaan di pondok juga menjadi ajang silaturahmi bagi sesama lansia. Interaksi sosial yang terjalin di antara mereka memberikan kebahagiaan tersendiri, terutama bagi yang telah kehilangan pasangan atau hidup sendiri di rumah.

Syaifudin berharap program ini dapat terus berjalan setiap tahun agar para lansia tetap memiliki lingkungan yang mendukung ibadah mereka.

Jombang Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak, Raperda Siap Disahkan!

Selama di pondok, para peserta juga didorong untuk hidup mandiri. Mereka mengurus keperluan pribadi sendiri, meskipun beberapa masih mendapat kunjungan keluarga.

“Jadwal sudah diatur sejak bangun tidur, salat, mengaji, hingga istirahat. Rasanya seperti kembali ke masa muda dulu saat mondok,” kata Nur Sholihati, salah satu peserta.

Program ini membuktikan bahwa semangat menuntut ilmu agama tidak mengenal usia. Banyak peserta merasa lebih damai dan bahagia karena dapat menjalani Ramadan dengan lebih bermakna.

Meskipun harus berpisah sementara dengan keluarga, para santri lansia mendapatkan dukungan penuh dari anak-anak mereka. Keluarga justru merasa tenang karena orang tua mereka bisa menjalani Ramadan dengan lebih terarah dan penuh berkah.

Pondok Lansia ini menjadi bukti bahwa belajar dan beribadah tidak mengenal batasan usia. Selama ada niat dan semangat, mendekatkan diri kepada Allah bisa dilakukan kapan saja, termasuk di usia senja. (st2/ag)

Editor: Shadinta Aulia Sanjaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D