BLITAR, LINGKARWILIS.COM – Sebanyak 131 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Blitar memasuki masa purna tugas hingga akhir tahun 2026. Meski jumlah pegawai yang pensiun cukup banyak, Pemkot Blitar memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Blitar, Ika Hadi Wijaya, mengatakan ASN yang memasuki masa pensiun tersebar di berbagai organisasi perangkat daerah (OPD).
“Meski ada yang pensiun, pelayanan tetap berjalan seperti biasa. Setiap tahun memang ada ratusan ASN yang memasuki masa purna tugas,” ujar Ika, Kamis (30/7/2026).
Untuk mengantisipasi kekosongan jabatan, Pemkot Blitar telah menyiapkan sejumlah langkah, di antaranya melalui pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) serta melakukan rotasi jabatan pada sejumlah posisi strategis.
Sementara itu, rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) masih belum dapat dilaksanakan karena pemerintah daerah masih menunggu kebijakan dari pemerintah pusat.
Baca juga : Dinsos Kota Kediri Salurkan BLT DBHCHT Lansia Rp1 Juta untuk 533 Penerima, Ini Syaratnya
“Untuk perekrutan PNS hingga saat ini belum ada informasi terbaru dari pemerintah pusat,” jelasnya.
Ika mengungkapkan, jumlah ASN yang pensiun pada tahun 2026 mengalami sedikit peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025 tercatat sebanyak 129 ASN memasuki masa purna tugas, sedangkan tahun ini meningkat menjadi 131 ASN.
Rinciannya terdiri atas:
- 6 pejabat eselon II,
- 7 pejabat eselon III,
- 11 pejabat eselon IV,
- 53 tenaga guru,
- 12 tenaga kesehatan,
- 8 tenaga teknis,
- 33 tenaga pelaksana.
Selain itu, terdapat pula sejumlah PPPK yang diberhentikan karena telah mencapai batas usia pensiun maupun meninggal dunia.
Beberapa pejabat yang memasuki masa purna tugas tahun ini di antaranya Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, serta seorang Asisten di lingkungan Sekretariat Daerah.
Saat ini, jabatan Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga masih kosong dan menunggu proses pengisian melalui mekanisme seleksi terbuka atau lelang jabatan.
Pemerintah Kota Blitar berharap berbagai langkah yang telah disiapkan mampu menjaga kualitas pelayanan publik meskipun terjadi pengurangan jumlah ASN akibat pensiun.***
Reporter: Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin





