KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Sebanyak 38 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri tahun 2026 resmi diterima oleh Kelurahan Manisrenggo. Prosesi penerimaan berlangsung dalam suasana hangat dan kolaboratif, ditandai dengan diskusi awal antara mahasiswa dan perangkat kelurahan guna merumuskan program kerja yang selaras dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Lurah Manisrenggo, David Hendra Mawan A, SE., MM., menyampaikan apresiasi atas antusiasme dan inisiatif para mahasiswa KKN. Ia berharap mahasiswa dapat segera beradaptasi serta membangun sinergi dengan berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh lingkungan, karang taruna, sektor pendidikan dan kesehatan, hingga pelaku UMKM.
“Manisrenggo memiliki potensi kuat di sektor agraris, seperti pertanian, perikanan, dan peternakan. Kami berharap mahasiswa KKN mampu menghadirkan gagasan, inovasi, serta pendampingan agar potensi usaha warga bisa berkembang lebih optimal,” ujar David, Rabu (21/1/2026).
Baca juga : Pemutaran Film Pendek Jaga Desa di Kota Kediri Mendapat Apresiasi, Khususnya Karya dari Kelurahan Banjaran
Selain penguatan sektor agraris, David juga mendorong kolaborasi di bidang digitalisasi UMKM, kegiatan keagamaan, olahraga, serta pendampingan dunia pendidikan, termasuk lomba cerdas cermat dan penguatan literasi anak. Seluruh inisiatif tersebut diharapkan dapat terintegrasi dengan program kelurahan yang sejalan dengan kebijakan Wali Kota Vinanda Prameswati melalui Program MERATA, dengan tujuan utama peningkatan kesejahteraan masyarakat Manisrenggo.
Di sisi lain, Ketua KKN UNP Kediri di Manisrenggo, Ahmad Al Haswat, menyampaikan bahwa mahasiswa telah menyiapkan sejumlah program prioritas, di antaranya pengembangan aquaponik, pendampingan dan penyuluhan UMKM, serta edukasi pencegahan stunting.
“Isu stunting menjadi perhatian utama kami. Program yang disiapkan mencakup edukasi bagi ibu hamil dan menyusui, serta pemantauan tumbuh kembang balita agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelasnya.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin






