Blitar, LINGKARWILIS.COM — Banyaknya jabatan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) yang belum terisi di lingkungan Pemerintah Kota Blitar menjadi perhatian serius. Untuk mengatasi kekosongan tersebut, Pemkot Blitar memastikan akan menggelar seleksi terbuka atau lelang jabatan dalam waktu dekat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Blitar, Ika Hadi Wijaya, menjelaskan bahwa pengisian jabatan setingkat kepala dinas wajib dilakukan melalui mekanisme seleksi terbuka sesuai ketentuan perundang-undangan.
“Solusinya harus melalui lelang jabatan. Prosesnya bertahap dan terbuka, selama memenuhi persyaratan dan kriteria yang ditentukan, semua pegawai bisa mendaftar,” ujar Ika, Senin (5/1/2026).
Baca juga : Hadapi Persib Bandung, Pelatih Persik Kediri Akui Waspadai Peran Thom Haye
Ia menegaskan, seleksi tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi aparatur di lingkungan Pemkot Blitar, tetapi juga terbuka bagi ASN dari daerah lain. Meski demikian, keputusan akhir penetapan pejabat definitif tetap berada di tangan kepala daerah.
Dengan pelaksanaan seleksi terbuka ini, Pemkot Blitar berharap kekosongan jabatan kepala OPD dapat segera terisi sehingga tidak lagi dijabat oleh pelaksana tugas.
“Walaupun saat ini masih diisi Plt, kami pastikan pelayanan publik tetap berjalan. Tugas-tugas kedinasan tetap dilaksanakan oleh pejabat yang ditunjuk,” imbuhnya.
Saat ini, BKPSDM masih melakukan persiapan teknis sebelum lelang jabatan resmi diumumkan kepada publik. Proses seleksi nantinya meliputi beberapa tahapan, mulai dari seleksi administrasi, uji kompetensi, hingga penyusunan makalah dan tahapan penilaian lainnya.
Diketahui, jumlah kursi kepala OPD yang kosong di lingkungan Pemkot Blitar bertambah seiring sejumlah pejabat memasuki masa purna tugas. Tiga jabatan yang baru ditinggalkan pejabat definitif antara lain Kepala Dinas Sosial yang sebelumnya dijabat Sad Sasmintarti dan resmi pensiun pada 1 Desember 2025.
Baca juga : Lima Waduk di Kabupaten Kediri Berperan Menjaga Kelestarian Lingkungan
Selain itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga yang sebelumnya dipimpin M. Aminurcholis serta Kepala Dinas Perhubungan yang dijabat Juari, keduanya pensiun per 1 Januari 2026.
Secara keseluruhan, saat ini terdapat delapan posisi kepala OPD yang belum terisi secara definitif, meliputi BKPSDM, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, RSUD Mardi Waluyo, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, Dinas Pemuda dan Olahraga, serta Staf Ahli bidang Hukum.***
Reporter : Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin






