BLITAR, LINGKARWILIS.COM – Dalam rentang waktu tiga bulan sejak awal 2025, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Blitar telah menangani sekitar 300 titik jalan rusak yang tersebar di sejumlah wilayah kota. Perbaikan dilakukan dengan metode penambalan untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, khususnya jelang arus mudik dan balik Lebaran.
Kepala DPUPR Kota Blitar, Erna Santi, menjelaskan bahwa kerusakan jalan yang ditangani bervariasi, mulai dari lubang kecil hingga kerusakan permukaan jalan yang cukup parah. Penanganan ini juga menjadi bagian dari program 100 hari kerja Wali Kota Blitar.
“Menjelang Lebaran kemarin, seluruh titik yang masuk dalam daftar prioritas telah kami perbaiki,” ujar Erna, Kamis (10/4/2025).
Baca juga : Inter Kediri Rekrut Lima Pemain Baru Jelang 64 Besar Liga 4 Nasional
Beberapa ruas jalan utama yang menjadi fokus penanganan antara lain Jalan Sudanco Supriyadi, Jalan Borobudur, Jalan Kacapiring, serta sejumlah akses di wilayah perbatasan kota dan Kabupaten Blitar, seperti di Kelurahan Gedog. Selain itu, jalan-jalan lingkungan di kelurahan juga tak luput dari perhatian.
Untuk menunjang kecepatan respons, DPUPR Kota Blitar mengandalkan tim Unit Reaksi Cepat yang terdiri dari 15 personel teknis. Tim ini disiapkan untuk menangani aduan warga secara sigap dan langsung di lapangan.
Seluruh kegiatan perbaikan jalan ini didanai dari APBD 2025, dengan nilai anggaran mencapai sekitar Rp 650 juta. Dana tersebut memang dialokasikan secara rutin setiap tahun untuk menjaga infrastruktur jalan tetap dalam kondisi prima.***
Reporter : Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin





