Kediri, LINGKARWILIS.COM – Kerusakan jalan berupa lubang menganga di sisi selatan kawasan Simpang Lima Gumul (SLG) hingga kini belum juga diperbaiki. Kondisinya bahkan dilaporkan semakin melebar dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Sebagai salah satu jalur padat di kawasan wisata unggulan Kabupaten Kediri, kondisi ini memicu kekhawatiran. Arus kendaraan yang tinggi membuat risiko kecelakaan semakin besar, terutama bagi pengendara roda dua.

Sujarwo (60), warga Desa Tugurejo, Kecamatan Ngasem, mengaku prihatin dengan lambannya penanganan jalan rusak tersebut. Ia berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret.
“Sebagai kawasan wisata utama, seharusnya fasilitas jalannya menjadi prioritas. Tidak hanya di satu titik, tapi di beberapa titik sekitar SLG banyak jalan berlubang yang sangat membahayakan,” ujarnya.
Baca juga : Stok Beras Nasional Tembus 5 Juta Ton, Perum BULOG Kediri Sewa Gudang, Jamin Kebutuhan Pangan 12 Bulan Aman
Ia menegaskan, kondisi tersebut tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga mengancam keselamatan pengguna jalan yang melintas setiap hari.
Warga pun mendesak Pemerintah Kabupaten Kediri untuk segera merespons keluhan ini. Perbaikan dinilai mendesak agar kawasan wisata tetap representatif dan tidak menimbulkan korban akibat infrastruktur yang kurang layak.
“Harapannya segera diperbaiki agar tidak terus dikeluhkan masyarakat dan yang paling penting, keselamatan pengguna jalan bisa terjamin,” pungkasnya.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin




