Semester I 2025, PAD Sektor Pasar Tulungagung Tembus Rp 2,5 Miliar, Pasar Ngemplak Jadi Andalan

Semester I 2025, PAD Sektor Pasar Tulungagung Tembus Rp 2,5 Miliar, Pasar Ngemplak Jadi Andalan
Pasar Ngemplak (Isal)

Tulungagung, LINGKARWILIS.COM – Kinerja sektor pasar tradisional di Kabupaten Tulungagung menunjukkan hasil yang menggembirakan. Dalam enam bulan pertama tahun 2025, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi pasar telah menembus angka Rp 2,5 miliar, atau sekitar 54,18 persen dari target tahunan sebesar Rp 4,5 miliar.

Capaian ini disampaikan oleh Yusantoso, Analis Kebijakan Ahli Muda Bidang Pengelolaan Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tulungagung, Selasa (5/8/2025). Menurutnya, realisasi tersebut menandakan potensi besar sektor pasar tradisional sebagai salah satu tulang punggung PAD daerah.

“Alhamdulillah, sampai semester pertama ini capaian PAD dari retribusi pasar sudah melebihi 50 persen. Ini menunjukkan tren positif yang perlu terus kita optimalkan,” ujar Yusantoso.

Baca juga : Lima Korban Tewas, DPRD Kabupaten Kediri Desak Penindakan Keras terhadap Peredaran Miras

Ia merinci, kontribusi PAD tersebut berasal dari dua jenis retribusi utama. Pertama, jasa umum dengan target Rp 487 juta dan realisasi sebesar Rp 277 juta (56,7%). Kedua, jasa pelayanan pasar yang menjadi penyumbang terbesar, dengan target Rp 3,3 miliar dan realisasi mencapai Rp 1,8 miliar (54,2%).

Untuk jasa pelayanan pasar, beberapa item penyumbang utamanya antara lain:

  • Retribusi grosir dan pertokoan: target Rp 230 juta, terealisasi Rp 119,7 juta.

  • Tempat khusus parkir: target Rp 532 juta, realisasi Rp 279 juta (52,4%).

Dari total 31 pasar rakyat, Pasar Ngemplak menjadi penyumbang PAD terbesar. Sekitar 30 persen dari total capaian semester I berasal dari pasar ini. Menurut Yusantoso, hal tersebut karena besarnya kapasitas pasar, jumlah pedagang yang tinggi, dan jam operasional yang berlangsung 24 jam.

Baca juga : Bupati Kediri, Mas Dhito Buka Seminar KPMD, Dorong Sinergi Koperasi Desa dengan BUMN dan UMKM

Melihat pencapaian positif ini, Disperindag bersama Pemkab Tulungagung telah menaikkan target PAD sektor pasar pada Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2025, yakni sebesar Rp 400–500 juta dari target awal.

“Dengan tren seperti ini, kami optimis target PAD sektor pasar di tahun 2025 bisa terlampaui,” pungkasnya.***

Reporter : Sholeh Sirri

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D