Selain Reog Ponorogo, acara ini juga menampilkan seni beladiri asli Indonesia, yaitu Pencak Silat, yang telah mendunia. Beberapa organisasi seperti Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW), Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia (IKSPI), Persatuan Relawan Indonesia Maju (PRIM), Sahabat Indonesia, Pagar Nusa, dan Komunikasi Organisasi Pekerja Migran Indonesia (KOMI) ikut serta dalam memeriahkan “Gebyar Seni Reog Ponorogo.”
Konsul Jenderal Republik Indonesia (Konjen RI) Johor Bahru, Sigit S Widiyanto, menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi alat pemersatu dan bertujuan untuk melestarikan budaya. Menurutnya, pelestarian budaya adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah Indonesia.
Sementara itu Ahli Dewan Undangan Negeri (ADUN) Johor untuk Semarang Parlemen Ayer Hitam Dato Samsol Bahri Jamali mengakui kontribusi berbagai Warga Negara Indonesia (WNI) di Malaysia dan peran mereka dalam mengembangkan budaya Indonesia di sana. Ia memberikan apresiasi terhadap inisiatif kegiatan tersebut dan mendukung kegiatan-kegiatan budaya mendatang.
