Gaza, LINGKARWILIS.COM – Sedikitnya 15 warga sipil, termasuk anak-anak, dilaporkan syahid dalam serangan udara yang menghantam Gaza Utara pada Rabu sore (19/3), hanya beberapa saat sebelum waktu berbuka puasa.
Dilansir dari Minanews, serangan yang terjadi sekitar pukul 16.30 waktu Gaza itu menyebabkan korban dari Beit Hanoun dan Beit Lahia dievakuasi ke Rumah Sakit Indonesia.
Ketua Emergency Medical Team (EMT) ke-8, dr. Tonggo Meaty Fransisca, dalam pernyataan yang dibagikan oleh MER-C, mengonfirmasi jumlah korban dan kondisi tragis yang terjadi.
Baca juga : Sebanyak 226 Situs Arkeologi di Gaza Rusak akibat Serangan Israel
“Terjadi kembali pengeboman oleh penjajah, yang kemudian sebelum iftar (berbuka puasa), jenazah syahid tiba di RS Indonesia. Di antara korban juga terdapat anak-anak,” ujar dr. Meaty.
Akibat keterbatasan fasilitas, pihak rumah sakit terpaksa menggunakan ruang poliklinik untuk pengurusan jenazah.
Serangan ini terjadi hanya sehari setelah RS Indonesia menangani korban syahid dan luka-luka akibat serangan udara yang berlangsung pada Selasa (18/3).***
Editor : Hadiyin





