Gaza, LINGKARWILIS.COM β Serangan udara terbaru yang dilancarkan Israel di Jalur Gaza pada Minggu (13/4) kembali menewaskan sedikitnya 14 warga Palestina dan melukai sejumlah lainnya. Serangan tersebut menyasar beberapa wilayah padat penduduk di Jabalia dan Khan Yunis, dua kota yang berada di tengah konflik berkepanjangan.
Mengutip laporan dari Kantor Berita Wafa, serangan pertama menghantam rumah milik keluarga Manoun di Jabalia, Gaza bagian utara. Serangan itu menewaskan lima warga sipil dan menyebabkan banyak korban luka.
Di Khan Yunis, wilayah selatan Gaza, tiga warga Palestina termasuk satu perempuan dilaporkan tewas setelah sebuah tenda di kawasan Al-Mawasi menjadi sasaran serangan udara. Sementara itu, tiga warga lainnya kehilangan nyawa dalam serangan drone Israel di daerah Al-Manara, bagian tenggara Khan Yunis.
Baca juga :Β Cuaca Ekstrem, BPBD Kediri Siaga Hadapi Potensi Bencana di Musim Kemarau Basah
Serangan juga menghantam kawasan pertanian di kota Abasan, timur Khan Yunis, yang menyebabkan tiga korban jiwa serta sejumlah warga luka-luka.
Dalam insiden terpisah, pasukan militer Israel melakukan pembongkaran rumah di wilayah timur lingkungan Al-Shuja’iya, Kota Gaza bagian timur.
Menurut laporan otoritas kesehatan setempat, hingga saat ini jumlah korban tewas akibat agresi militer Israel sejak Oktober 2023 telah mencapai 50.944 orang. Selain itu, 116.156 orang lainnya mengalami luka-luka, dengan mayoritas korban berasal dari kelompok perempuan dan anak-anak.
Baca juga :Β Sinergi Kesehatan dan Pendidikan, Ketua PKK Kota Kediri Tinjau Posyandu di Ponpes Wali Barokah
Situasi di lapangan semakin mengkhawatirkan karena tim penyelamat kesulitan menjangkau lokasi korban. Banyak jenazah masih tertimbun reruntuhan atau tergeletak di jalanan akibat pasukan Israel terus menargetkan kendaraan ambulans dan tim penyelamat.
Serangan brutal ini terus berlangsung meskipun Dewan Keamanan PBB telah menyerukan gencatan senjata dan Mahkamah Internasional mendesak tindakan segera guna mencegah genosida serta memperbaiki krisis kemanusiaan yang terjadi di wilayah Gaza.***
Editor : Hadiyin





