LINGKARWILIS.COM – Nama Cantika Nuswantoro tengah mencuri perhatian di panggung musik dangdut koplo Indonesia. Gadis 18 tahun asal Desa Puton, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang ini kini menjadi salah satu vokalis muda andalan di grup musik OM Adella, orkes dangdut populer asal Tuban yang memiliki jutaan penggemar fanatik.
Tak hanya dikenal karena suara beningnya, Cantika Murti Habibi nama lengkapnya juga memukau lewat aksi panggung yang enerjik dan karisma yang memikat. Tak heran bila ribuan penggemar telah mengidolakannya sejak usia remaja.
Bakat menyanyi Cantika Nuswantoro bukan muncul begitu saja. Ia mewarisi darah seni dari sang ayah, Gatut Nuswantoro, seorang keyboardis orkes. Sejak masih usia TK, Cantika telah terbiasa ikut ayahnya tampil di berbagai acara.
“Sejak TK saya sudah sering ikut ayah manggung. Kadang diminta coba nyanyi satu lagu, lalu di acara berikutnya dipanggil lagi,” kenang Cantika saat ditemui di Jombang, Selasa (15/6/2026) siang.
Pemkab Jombang Pacu Akses Air Bersih dan Sekolah Hijau
Hingga kini, meski telah tampil mandiri di berbagai panggung besar, nama panggung Cantika Nuswantoro tetap dipilih sebagai bentuk penghormatan kepada sang ayah.
“Karena memang banyak yang mengenal ayah terlebih dahulu di panggung itu, baik ketika saya ngejob sendiri pun masih dipanggil ada nama ayah. Sehingga untuk nama panggung saya, digabung dengan nama ayah jadi Cantika Nuswantoro,” tutur anak semata wayang dari pasangan Yuyun Dwi Kurniati dan Gatut Nuswantoro ini.
Perjalanan Cantika menuju popularitas tidak selalu mudah. Ia memulai karier dari nol, bahkan pernah menerima bayaran sangat kecil di masa awal.
“Dulu sebelum buka job sendiri itu, ya dikasih 50 gitu terus 100. Terus namanya jadi penyanyi kan, dari segi pakaian kadang ada yang menilai kurang enak dipandang. Tapi Alhamdulillah lambat laun bisa memahami dan mempelajari,” beber Cantika.
Persik Kediri Uji Kekuatan Melawan Persebaya, Mantapkan Kesiapan Jelang Liga 1
Sejak usia 14 tahun, ia sudah memiliki jadwal manggung yang padat. Di tengah kesibukan tersebut, ia tetap berusaha menjaga keseimbangan antara pendidikan dan karier di dunia hiburan.
“Alhamdulillah saat itu sudah dari panggung ke panggung dan merasakan betul bagaimana memanajemen waktu antara belajar untuk pendidikan dengan bekerja di dunia entertain. Ya tetap belajar, mulai dari suara, etika, dan lain sebagainya ketika di panggung maupun di luar,” katanya.
Sebelum bergabung dengan OM Adella pada tahun 2024, Cantika terlebih dahulu menimba pengalaman di OM El Samba, grup musik asal Jawa Timur yang cukup dikenal di daerah.
“Cukup lama di El Samba, ya sudah mengisi job di berbagai daerah di Jawa Timur. Kalau di Adella itu baru gabung satu tahun ini sejak tahun 2024 kemarin, kalau Adella kan lintasnya sudah kemana-mana bahkan luar Jawa. Paling jauh manggung saya itu selama ini ke wilayah Kalimantan,” ucapnya.
Bagi Cantika, berpindah dari satu grup musik ke grup lainnya adalah proses belajar yang sangat berharga.
“Alhamdulillah ada perkembangan tapi tetap harus terus belajar, bagaimana bisa lebih baik lagi ke depannya pokok intinya,” tambahnya.
Meski telah memiliki nama besar di panggung hiburan, Cantika tidak meninggalkan pendidikan. Ia tetap menjalani perkuliahan di salah satu perguruan tinggi di Jombang.
“Saya masih kuliah, sambil kerja begini. Soalnya bagaimana pun pendidikan itu sangatlah penting untuk tetap kita pelajari. Alhamdulillah tetap mensyukuri nikmat yang sudah diberikan Sang Pencipta kepada saya di posisi saat ini,” katanya.
Ia juga memegang teguh prinsip untuk terus membahagiakan orang tua serta menyisihkan sebagian penghasilannya untuk sedekah.
“Kemudian yang saya tidak saya tinggalkan untuk diupayakan, insyaallah tetap membahagiakan kedua orang tua dan sebagian gaji diusahakan bersedekah agar berkah. Terpenting motivasinya punya semangat yang kuat disertai doa yang hebat,” tutup Cantika. (st2/ag)
Editor: Shadinta Aulia Sanjaya






