KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Ketua Dekopinwil Jawa Timur H. Slamet Sutanto, SE, MM, mengajak gerakan koperasi di Kota Kediri terus melakukan pembenahan agar mampu berkembang dan naik kelas di tengah perubahan ekonomi serta pesatnya perkembangan teknologi digital.
Hal tersebut disampaikan Slamet saat menghadiri Pengukuhan Pimpinan Dekopinda Kota Kediri periode 2025-2030 yang dirangkaikan dengan Tasyakuran Hari Koperasi (Harkop) ke-79 Tahun 2026 di Insumo Kediri Convention Center (IKCC), Jalan Urip Sumoharjo No. 90, Kaliombo, Kota Kediri, Sabtu (15/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Dra. Hj. Firdaus yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Kediri resmi dikukuhkan sebagai Pimpinan Dekopinda Kota Kediri untuk masa bakti 2025-2030.
Slamet menegaskan, pengukuhan kepengurusan baru tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial. Momentum tersebut harus menjadi awal bagi pengurus untuk menjalankan amanah sekaligus memperkuat keberadaan koperasi di Kota Kediri.
Baca juga : Rasya Dikukuhkan Jadi Paskibraka Kabupaten Kediri Tanpa Kehadiran Orang Tua
“Momentum ini bukan sekadar seremoni peringatan, tetapi sebagai awal dari sebuah amanah dan tanggung jawab untuk semakin memperkuat gerakan koperasi di Kota Kediri,” ujar Slamet.
Menurutnya, koperasi memiliki posisi penting sebagai kekuatan ekonomi yang berlandaskan kebersamaan, kekeluargaan, gotong royong, dan kemandirian.
Ia pun menekankan pentingnya membangun koperasi yang mampu berdiri secara mandiri dan tidak sepenuhnya bergantung pada dukungan pihak lain. Slamet menyebut, berdasarkan informasi yang diterimanya, hingga saat ini belum tersedia dukungan anggaran dari pemerintah kota untuk Koperasi Merah Putih, KKMP/KDKMP.
“Kita harus mampu menjadi sebuah gerakan koperasi yang kuat. Kemandirian ini harus menjadi penguatan bagi kita,” tegasnya.
Baca juga : Kodim 0809/Kediri Ikuti Launching 3.365 Jembatan Garuda dan 3.000 Titik Air Bersih
Slamet mengingatkan bahwa kondisi ekonomi yang terus berubah menuntut koperasi untuk tidak sekadar bertahan. Koperasi harus mampu berkembang, melakukan inovasi, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM), dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi para anggotanya.
Menurutnya, peningkatan kualitas SDM harus menjadi perhatian utama dalam membangun koperasi yang mampu menghadapi tantangan zaman.
“Yang harus kita besarkan dan bangun bukan hanya modalnya, tetapi SDM-nya,” katanya.
Untuk mewujudkan hal tersebut, ia mendorong Dekopinda Kota Kediri memperkuat pembinaan koperasi melalui penguatan organisasi, pendidikan dan pelatihan, pengembangan usaha, advokasi, hingga pemberdayaan koperasi di tengah masyarakat.
Kolaborasi juga dinilai penting. Slamet mengajak seluruh pelaku gerakan koperasi membangun kerja sama, baik antar-koperasi maupun dengan pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, komunitas, dan berbagai unsur masyarakat.
Selain persoalan SDM, Slamet menilai transformasi digital menjadi tantangan yang tidak boleh diabaikan oleh koperasi. Perubahan teknologi harus diikuti agar koperasi tetap mampu bersaing dan tidak tertinggal.
Pengurus koperasi, kata dia, perlu memanfaatkan platform digital untuk memperkuat komunikasi sekaligus membangun jaringan dengan tokoh masyarakat, komunitas, dan berbagai elemen lainnya.
“Komunikasinya harus kita bangun di digital yang kuat. Komunikasi dengan tokoh masyarakat, tokoh-tokoh, dan semua elemen harus terus kita bangun,” ujarnya.
Ia juga mendorong koperasi membangun tata kelola organisasi yang lebih modern serta pola pikir yang mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.
“Kalau kita bisa melakukan komunikasi, digitalisasi dan menghadapi kompetisi dengan baik, kita optimistis menuju kehidupan yang jauh lebih baik dibanding masa yang akan datang,” tuturnya.
Slamet menambahkan, koperasi tidak semata-mata berorientasi pada keuntungan. Koperasi juga merupakan kekuatan ekonomi sekaligus gerakan sosial yang mengedepankan prinsip saling membantu dan kesejahteraan bersama.
Karena itu, ia berharap jajaran Dekopinda Kota Kediri yang baru dikukuhkan dapat menjalankan kepemimpinan secara amanah, komunikatif, serta mampu menjawab berbagai tantangan yang dihadapi koperasi di era modern.
“Harapan kami, pimpinan yang baru dikukuhkan mampu menjadi pemimpin yang amanah dan bisa melaksanakan tugas sesuai dengan jati diri koperasi yang kita cintai bersama,” pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Slamet turut memberikan apresiasi kepada jajaran pimpinan Dekopinda Kota Kediri periode sebelumnya yang telah menjalankan tugas selama lima tahun. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang selama ini mencurahkan pikiran, tenaga, waktu, dan dukungan bagi perkembangan gerakan koperasi di Kota Kediri.***





