Batu, LINGKARWILIS.COM – SMA Al-Izzah Kota Batu kembali mencatatkan prestasi di tingkat provinsi setelah berhasil meraih predikat Role Model Peringkat 1 School Religious Culture jenjang SMA Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2025.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi SMA Al-Izzah dalam mengembangkan dan menerapkan budaya religius di lingkungan sekolah. Program yang dijalankan dinilai efektif dalam membentuk karakter peserta didik yang berlandaskan nilai keagamaan, moderasi beragama, serta akhlak mulia.
Kepala SMA Al-Izzah Kota Batu, Adnan Ya’kub, S.Pd., M.M., Gr, menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi bukti nyata komitmen sekolah dalam menanamkan kultur religius kepada seluruh warga sekolah.
“Penghargaan ini menjadi motivasi sekaligus inspirasi, baik bagi siswa SMA Al-Izzah maupun sekolah lain, untuk terus membangun lingkungan pendidikan yang religius, inklusif, dan berkarakter,” ujarnya.
Baca juga : Dukung Program MBG, Polres Kediri Kota Resmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi
Menurut Adnan, keberhasilan tersebut menunjukkan keseriusan SMA Al-Izzah dalam mendukung penguatan pendidikan karakter melalui pembiasaan nilai-nilai keagamaan dalam kegiatan belajar mengajar maupun kehidupan sehari-hari di sekolah.
Dengan diraihnya penghargaan ini, SMA Al-Izzah Kota Batu semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu sekolah unggulan di Jawa Timur dalam penerapan budaya religius, serta berpotensi menjadi rujukan pengembangan pendidikan agama Islam di tingkat SMA.
Adnan menambahkan, penghargaan School Religious Culture dari Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur tersebut baru kali pertama diraih SMA Al-Izzah Kota Batu, meski program penilaian tersebut telah dilaksanakan untuk kedua kalinya.
Baca juga : Mujahadah Kubro Pondok Kedunglo Kediri Siap Digelar, Diperkirakan Dihadiri 150 Ribu Jamaah
“Semoga capaian ini semakin menguatkan kepercayaan masyarakat dan menjadi daya tarik bagi para orang tua untuk mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada SMA Al-Izzah Kota Batu,” pungkasnya.***
Reporter: Arief Juli Prabowo
Editor : Hadiyin






