Dalam rapat tersebut, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyampaikan bahwa Presiden menegaskan komitmen pemerintah untuk menjadikan IKN sebagai model transformasi bekerja yang efisien dan cepat.
Baca juga : Masuk Bulan Ramadan, Harga Sejumlah Bahan Pokok dan Sayuran di Kota Kediri Naik, Ini Infonya
Presiden juga memberikan arahan untuk memperjelas dan mempercepat status lahan, terutama dalam pembebasan lahan untuk pembangunan infrastruktur dan investasi. Beliau menekankan agar Otorita IKN tidak terbawa oleh birokrasi yang berbelit-belit dan lambat.
Selain itu, Presiden memerintahkan agar disediakan fasilitas atau desk khusus untuk melayani pengaduan investor, serta menunjuk penanggung jawab atau person-in-charge (PIC) untuk berkomunikasi intens dengan para investor.
Menteri PUPR juga menyampaikan bahwa infrastruktur dasar seperti air bersih dan jalan tol ditargetkan rampung pada pertengahan 2024. Jika infrastruktur pendukung sudah siap, Presiden berencana untuk mulai berkantor di IKN pada bulan Juli 2024.
Kepala Otorita IKN Bambang Susantono mengungkapkan bahwa nilai investasi di IKN sudah mendekati Rp49,6 triliun, dengan 32 institusi yang telah melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking. Dia menekankan pentingnya merealisasikan investasi tersebut sesegera mungkin untuk membentuk ekosistem yang sesuai dengan rencana pembangunan IKN.***
Editor : Hadiyin





