LINGKARWILIS.COM – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Tulungagung dijadwalkan berlangsung lima hari lagi, belasan ribu siswa SD diperkirakan akan melanjutkan ke jenjang SMP melalui sistem seleksi ini.
Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Tulungagung, Endra Kusriawan menjelaskan bahwa terdapat empat jalur penerimaan yang tersedia dalam SPMB yakni domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi.
“Nantinya akan ada empat jenis jalur yang bisa diikuti para pelajar dalam pelaksanaan SPMB. Diantaranya seperti jalur domisili, afirmasi, prestasi hingga mutasi, dimana empat jalur itu mempengaruhi penerimaan siswa,” kata Endra.
Untuk jenjang SD, jalur domisili mendominasi dengan kuota 70 persen, disusul afirmasi 25 persen, dan mutasi 5 persen. Sementara pada jenjang SMP distribusinya meliputi domisili 40 persen, afirmasi 20 persen, prestasi 35 persen, dan mutasi 5 persen.
“Khusus jenjang SMP, untuk jalur prestasi ada pembagiannya, dimana nilai rapot 10 persen, akademik 10 persen, non akademik 10 persen dan keagamaan 5 persen. Sedangkan untuk jenjang SD tidak ada persentase untuk jalur prestasi,” jelasnya, Rabu (11/6/2025).
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa calon siswa SMP dengan nilai rapor di atas 90 melalui jalur prestasi wajib mengikuti tes ulang yang digelar serentak pada Rabu (18/6/2025), di lokasi yang telah ditentukan.
“Untuk jalur prestasi nilai rapot untuk jenjang SMP nantinya akan ada tes ulang yang harus dilalui oleh para pendaftar dengan nilai rapot 90,0 lebih,” tuturnya.
Sebanyak 19 Koordinator Wilayah (Korwil) akan ditunjuk sebagai lokasi pelaksanaan tes ulang bagi para peserta jalur prestasi tersebut.
Siapa Ahmad Fahrur Rozi Pengasuh Ponpes Malang yang Juga Terllibat Tambang Nikel di Raja Ampat?
“Kalau tahun lalu nilai rapot ini digabung dengan nilai akteditasi sekolah, sedangkan tahun ini aturannya sudah berubah, sehingga kami harus melakukan tes ulang bagi pendaftar jalur prestasi nilai rapor,” ungkap Endra.
Pelaksanaan SPMB dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama, untuk jenjang SD dan SMP, berlangsung dari Senin (16/6/2025) hingga Selasa (24/6/2025). Sedangkan gelombang kedua, khusus untuk SMP, akan digelar mulai Rabu (25/6/2025) sampai Senin (30/6/2025).
Endra memperkirakan jumlah pendaftar SMP tahun ini mencapai 16.212 siswa, terdiri dari 12.187 lulusan SD dan 4.025 lulusan MI.
“Kalau melihat data tahun kemarin, jumlah kelulusannya cenderung menurun, karena saat itu untuk jenjang SD saja ada sebanyak 13 ribu lebih,” pungkasnya.





