JOMBANG, LINGKARWILIS.COM — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Polres Jombang yang berlokasi di Desa Jombatan, Kecamatan Jombang, resmi beroperasi usai diresmikan pada Jumat (23/1/2026) pagi. Peresmian tersebut dihadiri Bupati Jombang Warsubi, Wakil Bupati Salmanudin, Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, Dansatradar 405 Ploso Letkol Lek Bayu Ardiansyah, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo.
Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan menyampaikan bahwa pendirian SPPG merupakan bentuk dukungan Polres Jombang terhadap program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) guna mewujudkan generasi unggul menuju Indonesia Emas.
“Pada hari ini kami meresmikan tiga SPPG, masing-masing berlokasi di Jombatan, Mojoagung, dan Ngoro,” ujar AKBP Ardi Kurniawan dalam keterangan tertulis, Jumat (23/1/2026).
Baca juga : Satlantas Polres Kediri Kota Sosialisasikan Tertib Lalu Lintas Melalui Program Polsanak
Ia menambahkan, secara total Polres Jombang telah menyiapkan enam titik SPPG yang diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan pemenuhan gizi bagi masyarakat. Selain itu, keberadaan SPPG juga ditargetkan memberi efek berganda bagi perekonomian daerah dengan melibatkan potensi lokal.
“SPPG tidak hanya fokus pada layanan gizi, tetapi juga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui kolaborasi dengan Koperasi Desa Merah Putih, BUMDes, hingga Gapoktan,” jelasnya.
Bupati Jombang Warsubi menyambut positif beroperasinya SPPG Polri Polres Jombang dan menyampaikan apresiasi atas dukungan Polri dalam menyukseskan program strategis nasional tersebut.
Baca juga : Pemkab Jombang Rancang TPS3R Tambahan, Pengelolaan Sampah Difokuskan dari Sumber
“Pemerintah Kabupaten Jombang mengapresiasi hadirnya SPPG ini. Semoga dapat memberikan manfaat nyata, terutama dalam pemenuhan gizi anak-anak dan pelajar di Jombang,” ungkap Warsubi.
Ia berharap keberadaan SPPG mampu menunjang kesehatan dan prestasi belajar siswa. Namun demikian, Warsubi menegaskan bahwa aspek kualitas dan keamanan pangan harus menjadi perhatian utama.
“Saya menekankan agar seluruh tahapan, mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan, pengemasan hingga distribusi, benar-benar sesuai dengan standar Badan Gizi Nasional. Hal ini penting untuk mencegah risiko kesehatan, termasuk keracunan makanan,” tegasnya.
Menurutnya, kebersihan, kehati-hatian, dan konsistensi dalam penerapan standar operasional merupakan prinsip yang tidak boleh diabaikan. Selain itu, SPPG juga diharapkan mampu berkontribusi dalam pemberdayaan ekonomi warga sekitar.
“Program Makan Bergizi Gratis bukan hanya soal pemenuhan gizi, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat di tingkat lokal,” katanya.
Bupati pun mendorong agar SPPG menjalin sinergi dengan BUMDes maupun koperasi desa dalam pengadaan bahan pangan lokal, sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
Rangkaian peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Jombang bersama Kapolres Jombang dan jajaran. Rombongan juga meninjau langsung aktivitas dapur SPPG, mulai dari proses penyortiran bahan, pengolahan makanan, hingga persiapan distribusi MBG.
Selain itu, dua unit kendaraan operasional MBG turut dilepas untuk mengantarkan makanan kepada para penerima manfaat, sebagai bagian dari upaya memastikan makanan yang disalurkan aman dan layak konsumsi.***
Reporter : Agung Pamungkas
Editor : Hadiyin





