Syiarkan Al-Quran di Ramadan, DPD PKS Lamongan Gelar Lomba MHQ Berjenjang

Syiarkan Al-Quran di Ramadan, DPD PKS Lamongan Gelar Lomba MHQ Berjenjang
Kegiatan lomba MHQ yang digelar oleh DPD PKS Lamongan.(Foto : Suprapto)

Lamongan, LINGKARWILIS.COM – Mengisi bulan suci Ramadan, DPD PKS Lamongan menggelar Musabaqah Hifzhil Quran (MHQ), Minggu (22/02/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program syiar Al-Quran yang dilaksanakan serentak oleh 38 DPD Partai Keadilan Sejahtera di seluruh Jawa Timur.

Selain menjadi ajang kompetisi, MHQ tersebut juga dimaksudkan untuk memperkuat spiritualitas kader sekaligus mengukur kualitas hafalan Al-Quran di tingkat daerah.

bayar PBB Kota Kediri bayar PBB Kota Kediri

Sekretaris DPD PKS Lamongan, Hendri Ikhfadhi, mewakili Ketua DPD Ali Afandi, menyampaikan antusiasme peserta tahun ini melampaui target panitia. Awalnya, kegiatan dirancang untuk diikuti perwakilan dari 16 Unit Pembinaan Anggota (UPA). Namun, jumlah pendaftar mencapai 32 orang atau dua kali lipat dari perkiraan.

“Alhamdulillah antusiasmenya cukup besar. Dari target 16 UPA, ternyata pesertanya sampai 32 orang. Ini menunjukkan semangat kader dalam syiar Al-Quran,” ujarnya.

Baca juga : Satlantas Polres Kediri Kota Intensifkan Patroli Obyek Vital dan Tertibkan Parkir Liar

Ia menjelaskan, lomba tingkat kabupaten menjadi tahapan awal seleksi berjenjang. Para pemenang akan melaju ke tingkat provinsi pada 1 Maret mendatang, dan berpeluang mengikuti seleksi hingga level nasional.

“Prosesnya berjenjang. Setelah kabupaten, pemenang akan lanjut ke provinsi, dan jika lolos akan terus ke tingkat nasional,” imbuhnya.

Hendri optimistis penyelenggaraan tahun ini dapat memacu peningkatan partisipasi kader pada edisi berikutnya, seiring semakin jelasnya mekanisme dan teknis perlombaan.

Menurutnya, kecintaan terhadap Al-Quran menjadi fondasi pembinaan kader PKS. Partai menetapkan standar hafalan minimal sesuai jenjang keanggotaan, yakni anggota dewasa minimal hafal Juz 28, anggota madya minimal Juz 29, dan anggota penggerak minimal Juz 30.

“Lomba ini bukan semata mengejar hadiah, tetapi untuk mengevaluasi kualitas tahsin, murajaah, dan tajwid. Bagi yang belum mencapai target, ini menjadi bagian dari proses pembinaan berkelanjutan,” tegasnya.

Baca juga : Antisipasi Kecelakaan, Satlantas Polres Kediri Tandai Titik Jalan Berlubang

Melalui Bidang Kaderisasi (BKP), DPD PKS Lamongan berharap hasil MHQ dapat menjadi dasar pemetaan kualitas sumber daya manusia partai. Data tersebut akan digunakan untuk menyusun kebijakan pengembangan kader ke depan, khususnya dalam penguatan pemahaman dan bacaan Al-Quran.

“Harapannya, kami bisa memetakan potensi riil kader, sehingga kebijakan pembinaan lebih tepat sasaran dan kualitas pemahaman Al-Quran di Lamongan terus meningkat,” pungkasnya.***

Reporter: Suprapto

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *