Kepala Dinas Perhubungan Tulungagung, Iswahyudi, mengatakan saat ini progres pembangunan SPKLU masih dalam tahap pembicaraan dengan PLN Tulungagung. Pembangunan SPKLU nantinya akan dilakukan sepenuhnya oleh PLN melalui skema bantuan Corporate Social Responsibility (CSR).
“Anggaran pembangunan SPKLU nantinya langsung dari bantuan PLN Tulungagung, jadi tidak ada anggaran dari Pemkab Tulungagung,” kata Iswahyudi, Senin (16/2/2026).

SPKLU tersebut direncanakan khusus untuk melayani penerima becak listrik gratis dari Presiden RI sebagai bentuk dukungan agar operasional kendaraan listrik lebih mudah dan terfasilitasi.
Baca juga : Gempar, Mayat Pria Luka-Luka Ditemukan Tengkurap di Persawahan Gurah Kediri
Terkait progresnya, Dishub Tulungagung telah melakukan komunikasi awal dengan pihak PLN mengenai kesiapan penyediaan fasilitas tersebut. Namun hingga kini, pembangunan masih dalam tahap perencanaan dan belum memasuki tahap pengerjaan fisik.
Untuk lokasi, Pemkab Tulungagung bersama PLN telah menyepakati satu titik pembangunan, yakni di depan Terminal Gayatri Tulungagung. Lokasi tersebut dipilih karena menjadi titik mangkal banyak becak listrik.
“Sudah ada satu titik yang disepakati untuk keberadaan SPKLU yakni di depan Terminal Gayatri Tulungagung. Pertimbangan kami, di sana banyak becak listrik yang mangkal,” jelasnya.
Sebelumnya, SPKLU juga sempat direncanakan dibangun di sekitar Stasiun Tulungagung. Namun rencana itu batal karena kawasan stasiun akan dilakukan pembangunan.
Iswahyudi mengungkapkan, pada konsep awal pengisian daya di SPKLU direncanakan gratis. Akan tetapi, keterbatasan anggaran membuat Dishub tidak dapat merealisasikan kebijakan tersebut. Nantinya, sistem pembayaran akan menggunakan metode token, sehingga pemilik becak listrik harus mengisi saldo terlebih dahulu untuk dapat mengisi daya.
Baca juga : Mojoroto Night Culture Meriah, Pemkot dan DPRD Kota Kediri Kompak Dorong Budaya dan UMKM Naik Kelas
“Nanti setiap tukang becak listrik akan mengisi saldo pada token agar mereka bisa melakukan pengisian daya di SPKLU yang sudah disediakan. Tidak jadi gratis,” tegasnya.
Meski demikian, Dishub Tulungagung berencana menyediakan alternatif pengisian daya gratis tanpa token di area parkir kantor Dishub. Fasilitas tersebut akan berupa charger yang dapat dimanfaatkan penerima bantuan becak listrik secara cuma-cuma.
“Kami juga akan menyiapkan cas-casan atau tempat pengisian tanpa token di sekitar parkiran Dishub secara gratis,” pungkasnya.***
Reporter: Mochammad Sholeh Sirri
Editor: Hadiyin





