KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Sosok Mulyoto (55), pria asal Kelurahan Mbujel, Kecamatan Mojoroto, menjadi figur yang tak asing bagi para pengunjung Kantor Pos Besar Kediri. Selama 35 tahun, ia setia menjalani profesi sebagai juru parkir, pekerjaan yang ia tekuni sejak 1989 dan telah menjadi bagian penting dalam hidupnya.
“Dari pekerjaan ini saya bisa menghidupi keluarga dan menyekolahkan anak-anak. Alhamdulillah, saya masih diberi kesehatan untuk terus bekerja,” ucap Mulyoto saat ditemui pada Selasa (15/7/2025).
Meski hari-hari biasa cenderung sepi, setiap penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) atau bantuan sosial lainnya menjadi momen yang dinantikan Mulyoto. Suasana halaman kantor pos yang mendadak ramai tak hanya meningkatkan pendapatannya, tetapi juga memberinya kesempatan untuk berkontribusi lebih.
Baca juga : Sunyoto, Loper Koran Terakhir Kota Kediri yang Masih Setia di Era Digital
“Kalau ramai karena BLT, saya bisa bantu atur kendaraan agar lebih tertib. Penghasilan juga bertambah, dan itu sangat membantu,” tuturnya.
Dedikasi Mulyoto dalam menjaga ketertiban parkir tak lekang oleh usia. Ia mengaku masih ingin terus bekerja selama kesehatannya mendukung.
“Selama masih kuat, saya ingin tetap di sini. Tempat ini sudah seperti rumah kedua bagi saya,” ujarnya mantap.
Baca juga : Operasi Patuh Semeru 2025 Dimulai, Kapolres Kediri Tekankan Pendekatan Edukatif
Sosok Mulyoto mencerminkan nilai kesetiaan dan kerja keras di balik profesi sederhana. Ia hadir sebagai bagian dari denyut kehidupan pelayanan publik yang sering kali tak terlihat, namun begitu berarti bagi masyarakat luas.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin




