Kediri, LINGKARWILIS.COM – Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa menghadiri kegiatan groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih (KMP) di Desa Brenggolo, Kecamatan Plosoklaten, Jumat (17/10). Acara ini merupakan bagian dari program nasional pembangunan 80.000 gerai, pergudangan, dan unit KMP yang digelar serentak di seluruh Indonesia.
Dalam kegiatan tersebut, Wabup Dewi didampingi Sekda Kabupaten Kediri Dr. Mohamad Solikin, Dandim 0809/Kediri Letkol Inf Ragil Jaka Utama, serta sejumlah tamu undangan. Program ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat perekonomian desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan koperasi berbasis lokal.
Wabup Dewi menyampaikan, terdapat enam titik pembangunan gerai KMP di Kabupaten Kediri, yang difokuskan pada pembangunan fasilitas gerai dan pergudangan. Enam titik ini diharapkan dapat mempercepat aktivitas usaha koperasi di wilayah masing-masing. Secara keseluruhan, Kabupaten Kediri memiliki 343 desa dan satu kelurahan yang menjadi bagian dari jaringan KMP.
Baca juga : Banser Kediri Gelar Apel Siaga, Tegaskan Komitmen Kawal Marwah Pesantren
“Enam KMP tersebut berlokasi di Desa Kanyoran dan Pagung Kecamatan Semen, Desa Gadungan Kecamatan Puncu, Desa Brenggolo Kecamatan Plosoklaten, Desa Parelor Kecamatan Kunjang, serta Desa Karangtengah Kecamatan Kandangan. Enam koperasi ini berada di bawah naungan Kodim 0809/Kediri, dan kita harapkan dapat terus berkembang,” jelas Wabup Dewi.
Sementara itu, Dandim 0809/Kediri Letkol Inf Ragil Jaka Utama menegaskan bahwa pihaknya akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan pemerintah desa untuk memperkuat program KMP sebagai gerakan ekonomi rakyat.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun kekuatan ekonomi di tingkat desa dan kelurahan. Tujuannya agar ekonomi masyarakat meningkat, produksi dan distribusi pangan semakin kuat, sehingga kemandirian pangan tercapai dan inflasi dapat ditekan,” ujarnya.
Program pembangunan KMP ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi baru di pedesaan, memperkuat ketahanan pangan, serta menumbuhkan semangat kemandirian ekonomi berbasis gotong royong. ***
Editor : Hadiyin





