SPPG Kedua Polres Kediri di Plosoklaten Resmi Berjalan, Layani Hingga 29 Sekolah

SPPG Kedua Polres Kediri di Plosoklaten Resmi Berjalan, Layani Hingga 29 Sekolah
SPPG Kedua Polres Kediri di Plosoklaten Resmi Berjalan, Layani Hingga 29 Sekolah (Rizky)

KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Polres Kediri resmi mengoperasikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 2 yang berlokasi di Mapolsek Plosoklaten, Selasa (27/1/2026). Dapur gizi ini menjadi unit kedua setelah SPPG pertama yang telah lebih dulu beroperasi di Polsek Plemahan sejak November 2025.

Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji menegaskan, kehadiran SPPG merupakan bentuk konkret kepedulian dan pengabdian Polri kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung pemenuhan gizi anak sekolah dan kelompok rentan.

bayar PBB Kota Kediri bayar PBB Kota Kediri

Melalui program ini, Polres Kediri turut ambil bagian dalam menjaga kualitas kesehatan generasi muda melalui distribusi makanan bergizi gratis.

“SPPG 2 Polres Kediri sebenarnya sudah mulai beroperasi sejak Senin (26/1/2026),” jelas AKBP Bramastyo.

Ia menyampaikan, percepatan operasional dapur gizi ini dilakukan untuk memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat. Pembukaan SPPG kedua tersebut juga menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap visi nasional Presiden Prabowo Subianto.

Baca juga : Jelang Lawan Bali United, Persik Kediri Evaluasi Serius Sektor Pertahanan

“Hari ini kami melaksanakan tasyakuran peresmian SPPG kedua Polres Kediri di Mapolsek Plosoklaten. Secara operasional, dapur ini sudah aktif sejak kemarin,” ungkapnya.

Kapolres menambahkan, keberhasilan pelaksanaan program ini tidak lepas dari kolaborasi lintas sektor. Selain kepolisian, keterlibatan Badan Gizi Nasional (BGN), pemerintah kecamatan, TNI, serta pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam mendukung operasional SPPG.

“Kehadiran SPPG ini mendukung salah satu Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yakni program Makan Bergizi Gratis bagi anak-anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita,” tambahnya.

Pada tahap awal, SPPG 2 Polres Kediri melayani 21 sekolah. Jumlah tersebut diproyeksikan terus bertambah seiring pemutakhiran data penerima manfaat di wilayah Kecamatan Plosoklaten.

Baca juga : Disperdagin Kota Kediri Petakan Sarana Distribusi Perdagangan di Pasar Campurejo, Ini Infonya

“Untuk sementara melayani 21 sekolah. Jika sudah optimal, insya Allah bisa menjangkau 27 hingga 29 sekolah dengan jumlah penerima manfaat sekitar 2.990 orang,” jelas AKBP Bramastyo.

Sementara itu, Kepala SPPG 2 Polres Kediri, Muhammad Maulana Habibi, mengungkapkan bahwa dirinya telah ditunjuk sejak Desember 2025 untuk mengawal pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, operasional dapur gizi dilakukan cepat menyesuaikan pencairan anggaran dari pemerintah pusat.

Terkait pengembangan layanan, Habibi menyampaikan bahwa penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan sekolah-sekolah akan dilakukan secara bertahap.

“Sambil berjalan, kami akan segera melakukan MoU, kemungkinan mulai minggu depan ke sekolah-sekolah,” ujarnya.

Pada hari pertama operasional, SPPG 2 Polres Kediri tercatat mendistribusikan sebanyak 1.495 porsi makanan bergizi. Menu yang disajikan disusun berdasarkan standar gizi, sekaligus menyesuaikan selera anak-anak.

“Menu hari ini antara lain ayam krispi, oseng tahu, lalapan berupa selada, timun, kacang panjang, nasi, serta sambal tomat yang disesuaikan,” jelas Habibi.

Untuk menjaga kualitas layanan, pengelola SPPG juga membuka kanal komunikasi melalui grup WhatsApp bersama para guru. Langkah ini dilakukan guna menampung masukan dan evaluasi terkait menu maupun pelayanan ke depan.

“Harapannya, SPPG 2 Polres Kediri tidak hanya menjadi penyedia makanan, tetapi turut berperan dalam menyiapkan generasi emas Indonesia yang sehat, kuat, dan cerdas,” pungkasnya.***

Reporter: Rizky Rusdiyanto

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *