NGANJUK, LINGKARWILIS.COM – Insiden pelecehan seksual menimpa seorang perempuan berinisial O (25) saat sedang joging pagi di wilayah Kecamatan Nganjuk. Korban mengaku mengalami trauma setelah bagian tubuhnya disentuh orang tak dikenal dari arah belakang.
Peristiwa terjadi pada Jumat (13/2/2026) sekitar pukul 05.45 WIB. Saat itu, O tengah melintasi Jalan Barito, Kelurahan Begadung. Setibanya di depan GOR Bung Karno Nganjuk, seorang pria tiba-tiba muncul dari belakang dan langsung melakukan aksi asusila.
“Setibanya di depan GOR Bung Karno, dari arah belakang muncul seorang pria dan langsung menyentuh bagian pantat saya. Di situ saya syok dan terpaku. Saya memikirkan apa yang telah terjadi,” ujar O, Selasa (17/2/2026).
Korban mengaku aksi tersebut berlangsung sangat cepat. Kondisi sekitar yang masih relatif sepi membuat pelaku dengan mudah melarikan diri tanpa sempat dicegat warga.
Baca juga : KKN Tematik UNP Kediri di Kelurahan Setonogedong, Pentas Seni Jadi Penutup
Dalam kondisi terguncang, O sempat mengingat beberapa ciri pelaku. Pria tersebut menggunakan sepeda motor warna merah, mengenakan helm dan kaus lengan pendek. Pelaku mendekat dari arah belakang lalu langsung tancap gas usai beraksi.
“Ciri-ciri pelaku tidak tergambar jelas karena posisinya di belakang dan langsung kabur. Hanya itu yang saya ingat,” jelasnya.
Akibat kejadian tersebut, O mengaku trauma dan takut kembali berolahraga di luar rumah. Hingga kini, ia belum melaporkan kejadian itu secara resmi karena masih dalam kondisi mental yang belum stabil.
Kasus serupa juga dilaporkan terjadi sebelumnya. Seorang siswi SMA berinisial V (17) menjadi korban pelecehan di jalur Sukomoro–Pace pada Rabu (11/2/2026). Kejadian-kejadian ini pun ramai diperbincangkan di media sosial setelah sejumlah pengakuan korban diunggah oleh akun TikTok @nganjuk.undercover.
Kasi Humas Polres Nganjuk, Iptu Fajar Kurniadi, menyatakan pihaknya akan melakukan penelusuran melalui pusat data laporan kepolisian. Ia juga mengimbau masyarakat agar segera melapor jika mengalami kejadian serupa.
“Mohon kalau ada kejadian tersebut segera dilaporkan biar ada tindak lanjutnya. Kami sampaikan agar personel patroli untuk mengantisipasi sesuai ciri-ciri pelaku saat patroli mobile,” pungkasnya.***
Reporter: Inna Dewi Fatimah
Editor : Hadiyin





