KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Hujan deras yang disertai angin kencang mengguyur wilayah Kabupaten Kediri pada Senin (2/3/2026) sore, memicu luapan sungai dan menyebabkan sejumlah pohon tumbang di beberapa lokasi.
Di Desa Tertek, Kecamatan Pare, air sungai meluber hingga masuk ke permukiman warga. Sejumlah rumah terdampak genangan dan lumpur. Hingga malam hari, warga masih berjibaku membersihkan sisa material banjir dari dalam rumah mereka.
Salah satu warga terdampak, Dwi Wahyuni, mengungkapkan air mulai meluap sekitar pukul 16.00 WIB. Meski hujan tidak berlangsung lama, air dari arah timur tiba-tiba meningkat dan masuk ke rumahnya setelah hujan reda.
“Sekitar jam 16.00 WIB hujannya memang tidak lama, tetapi dari arah timur air mulai meluap. Setelah hujan berhenti, air masuk ke dalam rumah,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Baca juga : Jelang Lebaran, Jasa Tukar Uang Baru di Sekartaji Kediri Mulai Ramai, Warga Antisipasi Sejak Awal
Akibat peristiwa tersebut, halaman hingga bagian dalam rumahnya dipenuhi lumpur. Wahyuni bersama anggota keluarga terlihat membersihkan sisa genangan hingga malam hari. Sejumlah barang berharga turut dipindahkan ke tempat yang lebih aman untuk menghindari kerusakan.
Perempuan berusia 71 tahun itu mengaku sempat panik saat air mulai masuk ke rumah. Ia berupaya menyelamatkan diri ketika debit air meningkat dengan cepat.
“Ini sudah yang ketiga kalinya, tetapi yang sekarang paling parah,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kediri Stefanus Djoko Sukrisno menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan asesmen untuk memetakan wilayah terdampak.
Baca juga : Pondok Ramadan SDN Banjaran 1 Kota Kediri, Tanamkan Nilai Keimanan Sejak Dini
“Kami masih melakukan pendataan untuk mengetahui titik-titik yang terdampak akibat hujan deras ini,” katanya.***
Reporter: Rizky Rusdiyanto
Editor : Hadiyin





