Razia Gepeng dan Pengamen di Kediri, Petugas Temukan Anak-Anak Ngamen Bersama Orang Tua

Razia Gepeng dan Pengamen di Kediri, Petugas Temukan Anak-Anak Ngamen Bersama Orang Tua
Razia gabungan anak punk,gepeng, anjal dan manusia silver di Pare Selasa sore (ist)

KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Petugas gabungan dari Satpol PP, DP2KBP3A, dan Dinas Sosial Kabupaten Kediri menggelar razia terhadap gelandangan, pengemis (gepeng), anak jalanan, manusia badut, serta manusia silver pada Selasa (4/2) pukul 15.00 WIB. Operasi ini dilakukan di tiga lokasi berbeda, yakni wilayah Kandat, Bogo Plemahan, dan Perempatan Masjid Annur Pare.

Dalam razia tersebut, petugas berhasil mengamankan tiga manusia silver, dua badut, dan sejumlah pengamen. Saat menyisir kawasan Perempatan Masjid Annur Pare, petugas menemukan dua anak berusia 8 dan 9 tahun yang sedang mengamen secara bergantian dengan orang tua mereka. Seluruhnya kemudian dibawa ke Kantor Satpol PP Kabupaten Kediri untuk didata dan diberikan pembinaan.

Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri, Khaleb Untung Satrio Witjaksono, mengungkapkan bahwa keberadaan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) di Kabupaten Kediri kerap dikeluhkan oleh masyarakat, terutama pengguna jalan. Selain mengganggu, beberapa di antaranya diketahui meminta-minta dengan cara yang dinilai memaksa.

Baca juga : Ksatria Muda Kick Boxing Camp Kediri Bentuk Generasi Tangguh di Halaman Polsek Kediri Kota

“Kami menindaklanjuti laporan warga dengan mengamankan dua anak pengamen yang mengamen bersama orang tuanya. Setelah diperiksa, mereka mengaku berasal dari wilayah Pare dan sudah lama menjalani aktivitas tersebut,” jelas Khaleb.

Lebih lanjut, Khaleb menyebutkan bahwa keberadaan anak-anak di jalanan bersama orang tua mereka membutuhkan penanganan lebih lanjut. Oleh karena itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan DP2KBP3A Kabupaten Kediri untuk langkah selanjutnya.

“Karena ini menyangkut perlindungan anak, kami memastikan adanya tindakan lanjutan. Selain itu, laporan masyarakat terkait keberadaan manusia silver dan anak jalanan akan terus kami tindak lanjuti,” pungkasnya.***

Reporter : Bakti Wijayanto

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D