Blitar, LINGKARWILIS.COM – Pemerintah Kota Blitar tengah mempertimbangkan kenaikan tarif sewa Stadion Supriyadi seiring meningkatnya minat klub sepak bola nasional untuk menjadikan stadion tersebut sebagai tempat pertandingan. Langkah ini diambil sebagai upaya mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor penyewaan fasilitas olahraga.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Blitar, Mohammad Aminnurcholis, menyatakan bahwa rencana penyesuaian tarif sudah masuk dalam tahap perencanaan dan akan diberlakukan khusus untuk pertandingan yang digelar pada malam hari. Menurutnya, ada perbedaan signifikan dalam biaya operasional antara penggunaan stadion pada siang dan malam hari.
“Sewa untuk pertandingan pada siang atau sore hari saat ini dipatok sebesar Rp 7 juta, sementara untuk laga malam hari tarifnya mencapai Rp 10 juta. Selisih ini disebabkan oleh kebutuhan penerangan tambahan yang memerlukan suplai listrik dari genset,” ujar Aminnurcholis, Minggu (23/3/2025).
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa besaran kenaikan tarif masih dalam tahap perhitungan dan akan dibahas lebih lanjut dalam forum resmi sebelum ditetapkan dalam regulasi. Penerapan tarif baru ini diharapkan dapat mendukung pengelolaan stadion yang lebih optimal serta memastikan kualitas fasilitas tetap terjaga.
Stadion Supriyadi sendiri telah mengalami perbaikan besar, termasuk peningkatan kualitas rumput agar sesuai dengan standar nasional, serta perbaikan tribun yang mampu menampung ribuan penonton.
Selain itu, fasilitas penunjang seperti toilet dan area parkir juga telah ditingkatkan, menjadikan stadion ini sebagai salah satu venue pilihan bagi klub-klub profesional.
Baca juga : Satpol PP Kota Kediri Gerebek Kos di Tosaren, Amankan Pasangan Ilegal
Sejauh ini, dua klub Liga 1, yakni Arema FC dan Persik Kediri, telah rutin menyewa Stadion Supriyadi. Arema FC bahkan menjadikan stadion ini sebagai kandang sementara selama dua musim terakhir, sementara Persik Kediri memilih stadion ini sebagai alternatif akibat ketidaklayakan Stadion Brawijaya. Sebelumnya, Deltras Sidoarjo juga sempat berminat menyewa stadion ini, namun tidak mencapai kesepakatan.
Dengan rencana kenaikan tarif ini, Pemkot Blitar berharap Stadion Supriyadi dapat dikelola lebih profesional sekaligus memberikan kontribusi lebih besar terhadap pendapatan daerah.***
Reporter : Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin





