KEDIRI, LINGKARWILIS.COM β Menjelang Lebaran Kupat, permintaan janur mulai meningkat di berbagai pasar Kota Kediri. Salah satu pedagang janur, Bu Yit, yang berjualan di Jl. Selowarih, Ngaglik, Kelurahan Ngadirejo, mengungkapkan bahwa meskipun omzetnya tak sebesar tahun-tahun sebelumnya, ia tetap bersyukur karena pembeli mulai berdatangan.
“Alhamdulillah, meskipun penjualan tidak seramai dulu, tapi sudah mulai ada peningkatan,” ujar Bu Yit saat ditemui di lapaknya, Selasa (1/4/2025).
Saat ini, harga satu ikat janur dijual Rp10 ribu, sementara kupat siap anyam berisi 10 biji dibanderol Rp15 ribu. Biasanya, permintaan janur dan ketupat melonjak sehari sebelum puncak perayaan Lebaran Kupat.
Baca juga :Β Niat Rayakan Lebaran, Remaja di Kediri Luka Akibat Semburan Api Petasan
Lebaran Kupat sendiri merupakan tradisi masyarakat Jawa yang digelar sepekan setelah Idulfitri. Sajian ketupat dalam perayaan ini melambangkan kebersamaan dan pengampunan.
Para pedagang berharap penjualan semakin meningkat menjelang puncak perayaan.
“Harapannya tetap ramai, karena ini sudah menjadi tradisi tahunan,” pungkas Bu Yit.
Baca juga :Β Pemkab Kediri Bentuk Tim Pencegahan TPPO untuk Lindungi Pekerja Migran
Seiring dengan meningkatnya aktivitas jual beli janur, suasana di berbagai pasar dan sudut Kota Kediri pun mulai menggeliat, menandai semaraknya Lebaran Kupat yang sudah dinanti masyarakat.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin






