LINGKARWILIS.COM – Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kediri mengalami kebakaran hebat usai aksi massa pada Sabtu (30/8/2025) malam.
Meski gedung mengalami kerusakan parah akibat amukan massa, Ketua DPRD Kota Kediri Firdaus memastikan kinerja legislatif tetap berjalan.
“Insya Allah insiden ini tidak mengganggu kinerja. Kami buat supaya tidak terganggu (kinerja) dan akan pastikan tugas-tugas pengawasan dan penyampaian aspirasi rakyat tetap berjalan,” jelas Firdaus saat ditemui di Ruang Joyoboyo Balaikota Kediri, Minggu (31/8/2025).
Ia menegaskan, kerja-kerja dewan tidak selalu bergantung pada keberadaan gedung. Menurutnya, anggota DPRD tetap dapat menjalankan aktivitas meski kantor utama hangus terbakar.
123 Pelaku Kerusuhan Kediri Diamankan Polisi, Mayoritas Masih Pelajar Sekolah
“Bisa iya, bisa tidak (work from home). Karena kerja kami ini selalu bisa mobilitas, langsung turun ke masyarakat untuk mendengarkan aspirasi mereka,” tuturnya.
Firdaus juga mengingatkan pentingnya menjaga suasana Kota Kediri agar tetap kondusif. “Ayo kita jaga kota kita ini agar tetap aman, tentram, dan damai. Sekarang saatnya kita bangkit kembali untuk mempertanggungjawabkan semua ini,” tambahnya.
Mengenai ruang kerja sementara, ia menyebut DPRD akan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menemukan solusi.
“Seperti saat ini kami harus tahu aspirasi apa yang sedang berkembang di masyarakat, lalu kami sampaikan kepada yang berwenang,” ungkapnya.
Dengan komitmen tersebut, DPRD Kota Kediri menegaskan bahwa aspirasi rakyat tetap menjadi prioritas, meski gedung parlemen tengah dilanda musibah.





