Kediri, LINGKARWILIS.COM – Rencana pembangunan ulang Gedung DPRD Kota Kediri masih menunggu hasil kajian tim Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Kepala Dinas PUPR Kota Kediri, Yono Heryadi, menjelaskan bahwa Pemkot Kediri telah menerima kunjungan dua tim dari Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Timur dan Komite Keandalan Bangunan Gedung (KKBG) Jawa Timur.
“Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari pemeriksaan sebelumnya. Tim akan menilai kondisi bangunan yang terdampak kebakaran,” ujarnya saat ditemui pada Jumat (12/9/2025).
Menurut Yono, kedua tim tersebut akan melakukan mitigasi dan menyusun rekomendasi, apakah gedung DPRD masih memungkinkan direhabilitasi atau perlu dibangun ulang.
“Keputusan akhirnya tetap menunggu hasil evaluasi Kementerian PUPR,” tambahnya.
Ia menuturkan, hasil kajian akan menentukan sejauh mana tingkat kerusakan gedung.
“Kalau kerusakan tergolong berat, tentu ada langkah khusus yang ditempuh. Namun bila sebagian struktur masih layak, akan dipertahankan,” jelasnya.
Yono menyebut kerusakan terparah berada di gedung paripurna induk.
“Panas akibat kebakaran merusak struktur utama bangunan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan pembangunan kembali ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab Kementerian PUPR.
“Skemanya hibah, sehingga Pemerintah Kota Kediri hanya menerima hasil pengerjaannya,” pungkas Yono.***
Reporter: Agus Ely Burhan
Editor : Hadiyin





