Nganjuk, LINGKARWILIS.COM — Kecelakaan lalu lintas melibatkan sebuah mobil pick-up dan truk terjadi di Jembatan Kertosono, Jumat (28/11/2025) sekitar pukul 04.30 WIB. Insiden dini hari itu menyebabkan sopir pick-up, seorang pria asal Sidoarjo, mengalami luka-luka.
Informasi yang dihimpun dari warga sekitar menyebutkan, korban langsung mendapatkan pertolongan pertama di lokasi sebelum akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Daerah (RSD) Kertosono untuk menjalani perawatan medis.
Andi (35), warga yang berada di lokasi saat kejadian, mengatakan kecelakaan bermula ketika pick-up yang melaju dari barat ke timur tiba-tiba oleng ke kanan. Diduga, sang pengemudi mengantuk saat berkendara.
“Tadi pick-up tiba-tiba oleng begitu saja. Di depannya ada truk, mungkin ngantuk ya,” ujar Andi.
Baca juga : Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Pace, Dievakuasi ke RS Bhayangkara Nganjuk
Akibat oleng tersebut, pick-up kemudian bersenggolan dengan truk yang datang dari arah berlawanan. Benturan membuat bagian depan pick-up mengalami kerusakan cukup parah.
Proses evakuasi berjalan lancar dan turut dibantu para pengendara lain yang melintas. Korban sempat dibawa ke Masjid Kertosono untuk stabilisasi kondisi sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit.
Tak lama setelah kejadian, petugas Pos Polisi Mengkreng tiba untuk mengamankan lokasi serta mengevakuasi kendaraan yang terlibat. Kedua kendaraan kini telah dipindahkan dari lokasi kejadian.
Meskipun penanganan awal dilakukan petugas di wilayah Nganjuk, kepolisian memastikan bahwa lokasi kecelakaan masuk dalam wilayah hukum Polres Kediri.
Kanit Gakkum Polres Nganjuk, Herry Buntoro, membenarkan hal tersebut saat dikonfirmasi.
Baca juga : Tingkatkan Kualitas Layanan, DP3AP2KB Kota Kediri Gelar Forum Konsultasi Publik
“Iya benar, itu masuk Kediri,” ujarnya.
Pihak kepolisian mengimbau para pengendara memastikan kondisi fisik tetap prima, terutama saat berkendara pada waktu-waktu rawan seperti dini hari, untuk mencegah kecelakaan akibat kelelahan atau mengantuk.***
Reporter: Inna Dewi Fatimah
Editor: Hadiyin






