TULUNGAGUNG, LINGKARWILIS.COM — Kebakaran melanda sebuah kandang peternakan ayam di Desa Pakisrejo, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, pada Sabtu (10/1/2026) malam. Peristiwa tersebut mengakibatkan ribuan ekor ayam mati terpanggang dan menimbulkan kerugian material hingga ratusan juta rupiah.
Kasi Operasional dan Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Tulungagung, Bambang Pidekso, menyampaikan bahwa laporan kebakaran diterima sekitar pukul 19.40 WIB. Sepuluh menit berselang, petugas langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian.
“Lokasi peternakan cukup jauh dari markas, sehingga petugas baru tiba di tempat kejadian sekitar pukul 20.20 WIB,” jelas Bambang, Minggu (11/1/2026).
Saat petugas tiba di lokasi, api sudah membesar dan melalap seluruh bangunan kandang ayam. Upaya pemadaman kemudian dilakukan dengan mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran serta satu unit truk tangki untuk suplai air.
“Api sudah menguasai seluruh bangunan kandang ketika kami sampai di lokasi,” ujarnya.
Baca juga : Hadapi Arema FC, Suporter Persik Kediri Pilih Nobar dan Pastikan Tak Hadir di Stadion Kanjuruhan
Besarnya kobaran api membuat proses pemadaman berlangsung cukup lama. Api baru berhasil dipadamkan dan dilakukan pendinginan sekitar pukul 22.05 WIB. Secara keseluruhan, petugas membutuhkan waktu kurang lebih satu jam 45 menit untuk memastikan kondisi benar-benar aman.
“Proses pemadaman cukup memakan waktu karena api sudah terlanjur besar,” ungkap Bambang.
Usai api berhasil dijinakkan, petugas melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian guna mengetahui penyebab kebakaran. Berdasarkan keterangan awal dan hasil pengecekan, kebakaran diduga dipicu oleh alat pemanas di dalam kandang yang kemungkinan mengalami korsleting listrik.
“Menurut keterangan saksi, api pertama kali terlihat dari bagian atas kandang dan dengan cepat merambat ke seluruh bangunan,” terangnya.
Akibat insiden tersebut, pemilik peternakan bernama Sugianto mengalami kerugian besar. Sebanyak 5.000 ekor ayam berusia dua hari mati terbakar, dua bangunan kandang berukuran 8 x 40 meter hangus, serta enam unit mesin pemanas dan sejumlah peralatan kandang ikut rusak.
Baca juga : Mujahadah Kubro Ponpes Kedunglo, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Wahid Hasyim Kota Kediri
Total kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai sekitar Rp150 juta.
“Kebakaran ini masuk kategori besar karena nilai kerugian yang ditimbulkan cukup signifikan,” pungkas Bambang.***
Reporter: Mochammad Sholeh Sirri
Editor: Hadiyin






