Bulog Tulungagung Suplai Beras Premium Program MBG ke 9 SPPG, Tiap Pekan Kirim Hingga 500 Kilogram

Bulog Tulungagung Suplai Beras Premium Program MBG ke 9 SPPG, Tiap Pekan Kirim Hingga 500 Kilogram
Kepala Bulog Cabang Tulungagung, Yonas Haryadi Kurniawan saat memberikan pernyataan terkait penyaluran beras premium untuk MBG (isal)

TULUNGAGUNG, LINGKARWILIS.COM – Perum Bulog Cabang Tulungagung mulai mendistribusikan beras premium untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Saat ini, Bulog melayani sembilan SPPG di wilayah Tulungagung, Blitar, dan Trenggalek, dengan volume pengiriman mencapai ratusan kilogram per SPPG setiap pekan.

Kepala Perum Bulog Cabang Tulungagung, Yonas Haryadi Kurniawan, mengatakan penugasan tersebut merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden yang menetapkan Bulog sebagai penyalur beras untuk program MBG. Setiap cabang Bulog di daerah diberi kewenangan menyuplai kebutuhan beras ke SPPG di wilayah kerjanya.

bayar PBB Kota Kediri bayar PBB Kota Kediri

“Distribusi beras MBG sudah mulai berjalan sejak pertengahan Januari 2026. Saat ini masih tahap awal sehingga penyaluran difokuskan pada SPPG yang dikelola pondok pesantren,” ujar Yonas, Jumat (30/1/2026).

Baca juga : Cuaca Ekstrem Awal Tahun, Petani Kediri Pertahankan Paranet Penghalau Hama Tanaman

Ia menjelaskan, dari sembilan SPPG yang telah dilayani, satu unit berada di Kabupaten Tulungagung, sementara delapan lainnya tersebar di Kabupaten Trenggalek dan Blitar Raya. Ketiga wilayah tersebut memang masuk dalam cakupan layanan Perum Bulog Cabang Tulungagung.

Setiap SPPG, lanjut Yonas, menerima pasokan beras premium antara 300 hingga 500 kilogram per minggu, menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing dapur MBG. Meski volumenya masih terbatas, distribusi ini diharapkan dapat mendukung kelancaran penyediaan makanan bergizi bagi penerima manfaat.

“Jumlahnya memang belum besar karena masih fase awal, tetapi kami pastikan kualitas beras yang disalurkan adalah premium,” jelasnya.

Bulog Tulungagung juga membuka kesempatan bagi SPPG lain yang ingin mengajukan permintaan distribusi beras secara mandiri. Harga beras premium yang ditawarkan Bulog dipatok Rp 14.400 per kilogram, lebih rendah dari Harga Eceran Tertinggi (HET) yang saat ini berada di angka Rp 14.900 per kilogram.

Baca juga : Sebanyak 500 Personel Gabungan Amankan Laga Persik Kediri vs Bali United, Suporter Tamu Dipastikan Absen

Terkait potensi meningkatnya permintaan apabila seluruh SPPG di wilayah Tulungagung, Blitar, dan Trenggalek ikut mengajukan pasokan, Yonas menegaskan Bulog tidak akan memberlakukan pembatasan kuota.

“Prinsipnya kami siap melayani sesuai kebutuhan. Semakin besar permintaan, serapan gabah petani juga akan meningkat. Insyaallah stok aman,” pungkasnya.***

Reporter : Sholeh Sirii

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *