Kediri, LINGKARWILIS.COM – Suasana duka menyelimuti keluarga besar LSM Saroja setelah Abdul Somad, ayah Sekretaris Jenderal (Sekjen) Saroja Moch Rochim, meninggal dunia pada usia 75 tahun usai menjalani perawatan medis akibat sakit, Jumat (6/2/2026).
Wafatnya almarhum tidak hanya meninggalkan kesedihan bagi keluarga, tetapi juga bagi para sahabat dan jaringan organisasi yang selama ini dekat dengannya.
Almarhum yang tinggal di RW 03 Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, dikenal sebagai sosok rendah hati, sederhana, serta dihormati di lingkungan keluarga maupun masyarakat sekitar.
Sejak pagi, rumah duka dipenuhi suasana haru. Ratusan anggota dan simpatisan LSM Saroja tampak hadir untuk menyampaikan penghormatan terakhir sekaligus menunjukkan solidaritas kepada Sekjen Moch Rochim dan keluarga besar almarhum.
Baca juga : Stasiun Ngangeni, Ikhtiar Melestarikan Jejak Sejarah dan Menggerakkan Wisata Budaya Kediri
Pihak keluarga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas segala kesalahan almarhum semasa hidup, serta memohon doa agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“Atas nama keluarga, kami memohon maaf sebesar-besarnya jika semasa hidup almarhum memiliki kekhilafan. Kami juga memohon doa agar beliau diampuni segala dosanya dan diterima amal ibadahnya,” ujar perwakilan keluarga.
Kehadiran pejabat setempat turut menunjukkan kedekatan sosial almarhum dengan lingkungan masyarakat. Camat Mojoroto Abdul Rahman, SH, M.Si tampak melayat dan ikut memanggul peti jenazah bersama Ketua LSM Saroja, Supriyo, dari rumah duka menuju tempat peristirahatan terakhir. Momen tersebut mencerminkan kuatnya nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Abdul Rahman menyampaikan belasungkawa mendalam sekaligus mengapresiasi kebersamaan keluarga besar Saroja dalam mengiringi prosesi pemakaman.
Baca juga : Satpol PP Kabupaten Kediri Tertibkan Reklame Liar dan Amankan Seorang Pengamen Badut di Ngadiluwih
“Atas nama Pemerintah Kecamatan Mojoroto, kami turut berduka cita. Semoga almarhum diampuni segala dosanya, diterima amal ibadahnya, dan keluarga yang ditinggalkan, khususnya Saudara Moch Rochim, diberikan ketabahan serta kekuatan,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua LSM Saroja Supriyo menegaskan bahwa kehadiran ratusan anggota dalam prosesi pemakaman merupakan bentuk penghormatan moral kepada keluarga Sekjen Saroja sekaligus ungkapan kehilangan atas sosok almarhum.
“Beliau bukan hanya ayah dari Sekjen kami, tetapi juga figur yang kami hormati dalam keluarga besar Saroja. Kehadiran kami adalah bentuk duka sekaligus penghormatan terakhir,” tegasnya.
Prosesi pemberangkatan jenazah berlangsung khidmat. Isak tangis mengiringi saat peti jenazah diusung menuju pemakaman, diiringi doa dan lantunan tahlil dari para pelayat yang memadati area rumah duka hingga tempat pemakaman.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin






