KKN Tematik UNP Kediri di Kelurahan Setonogedong, Pentas Seni Jadi Penutup

KKN Tematik UNP Kediri Memukau Warga, Pentas Seni Setonogedong Jadi Penutup Penuh Makna
KKN Tematik UNP Kediri Memukau Warga, Pentas Seni Setonogedong Jadi Penutup Penuh Makna (BIdu)

KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Mahasiswa KKN Tematik Kelompok 12 dari Universitas Nusantara PGRI Kediri di Kelurahan Setonogedong menutup rangkaian pengabdian melalui pentas seni bertajuk “Merangkai Keberagaman Nusantara dalam Harmoni Pengabdian di Kelurahan Setonogedong”, Sabtu (14/2/2026).

Pentas seni tersebut menjadi agenda pamungkas mahasiswa setelah menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat selama masa pengabdian. Lebih dari sekadar seremoni, kegiatan ini menjadi simbol kolaborasi erat antara mahasiswa dan warga dalam merajut kebersamaan di tengah keberagaman budaya.

bayar PBB Kota Kediri bayar PBB Kota Kediri

Beragam pertunjukan budaya Nusantara ditampilkan, mulai dari tarian tradisional yang sarat filosofi, lantunan musik daerah, hingga penampilan kolaboratif anak-anak dan pemuda setempat. Seluruh rangkaian acara mengalir harmonis dengan pesan kuat bahwa persatuan lahir dari keberagaman.

Koordinator Kelompok 12 KKN Tematik, Ilham Yulian Cipta Na’mitpa, menyampaikan bahwa pentas seni ini merupakan bentuk rasa syukur atas sambutan hangat masyarakat selama mahasiswa menjalankan program kerja.

Baca juga : Ketua DPRD Kota Kediri Satukan Lurah dan Pengurus, Siap Jadi Mesin Baru Ekonomi Warga Melalui Koperasi Merah Putih

“Setonogedong bukan hanya tempat kami menjalankan program kerja, tetapi telah menjadi rumah kedua. Banyak ilmu, pengalaman, dan nilai kehidupan yang kami pelajari dari masyarakat di sini,” ungkapnya, Selasa (17/2/2026).

Antusiasme warga terlihat sejak awal hingga akhir acara. Kehadiran masyarakat yang memadati lokasi kegiatan menjadi bukti kedekatan emosional yang terjalin selama pelaksanaan KKN.

Selain sebagai ajang hiburan, pentas seni ini juga menjadi ruang pelestarian budaya serta wadah memperkuat semangat gotong royong lintas generasi. Kolaborasi mahasiswa dan warga diharapkan meninggalkan kesan mendalam sekaligus manfaat berkelanjutan bagi lingkungan sekitar.

Sementara itu, Lurah Setonogedong, Muhammad, SE., M.M., mengapresiasi penuh pelaksanaan KKN Tematik tersebut. Ia menilai kehadiran mahasiswa membawa manfaat nyata bagi masyarakat, baik dari sisi pengetahuan maupun inovasi program.

Baca juga : Permintaan Bunga di Kediri untuk Nyekar Meningkat, Ini Infonya

“Program yang dilaksanakan mahasiswa sangat membantu masyarakat. Banyak ide dan kolaborasi yang memberikan pengalaman serta pengetahuan baru bagi warga. Dukungan swadaya yang diberikan sangat bermanfaat,” ujarnya.***

Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *