Jombang, LINGKARWILIS.COM – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan truk pengangkut tebu terjadi di jalur provinsi Jombang–Kediri, tepatnya di Desa Blimbing, Kecamatan Gudo, Kamis (5/3/2026) pagi. Insiden tersebut menyebabkan seorang pengendara motor meninggal dunia di lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 09.15 WIB. Kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan yakni truk tebu dengan nomor polisi N 8515 NN dan sepeda motor Suzuki Smash bernopol W 2612 YR.
Pengemudi truk, Nurul, mengungkapkan bahwa saat kejadian dirinya sedang melaju dari arah utara menuju Kediri dengan tujuan mengambil muatan tebu.
“Saya dari arah utara menuju selatan, rencana ke Kediri untuk mengambil tebu,” ujarnya.
Baca juga : Angkutan Sembako dan BBM Diprioritaskan Melintas di Jalan Protokol Kabupaten Kediri Selama Arus Lebaran
Setibanya di lokasi kejadian, Nurul berniat menyalip sebuah kendaraan tangki yang berada di depannya.
“Tadi memang mau menyalip kendaraan tangki yang ada di depan,” jelasnya.
Diduga karena kurang memperhatikan kondisi lalu lintas dari arah berlawanan, truk yang dikemudikan Nurul mengambil jalur kanan. Pada saat bersamaan, dari arah selatan menuju utara melaju sepeda motor Suzuki Smash yang dikendarai Suwandi (50), warga Desa Gajah, Kecamatan Ngoro, Jombang.
Tabrakan pun tak dapat dihindari. Sepeda motor korban menghantam bagian kanan truk hingga pengendara terjatuh.
“Motor mengenai bagian kanan truk saya, kemudian langsung terjatuh,” kata Nurul.
Baca juga : Evaluasi Persik Kediri Jelang Hadapi PSBS Biak, Marcos Reina Torres Soroti Mentalitas Tim
Benturan keras menyebabkan korban terpental dari kendaraannya dan terseret beberapa meter di badan jalan. Sepeda motor yang dikendarai Suwandi mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan.
Akibat luka berat di bagian kepala, Suwandi dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Petugas medis yang datang ke tempat kejadian kemudian mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Jombang.
Sementara itu, aparat kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut.***
Reporter : Agung Pamungkas
Editor : Hadiyin





