TULUNGAGUNG, LINGKARWILIS.COM – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, jumlah pemudik yang tiba di Terminal Gayatri Tulungagung mulai menunjukkan peningkatan, meski belum signifikan. Puncak arus mudik diprediksi akan terjadi pada Rabu (18/3/2026).
Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Gayatri, Yono, mengatakan bahwa sejak H-7 Lebaran sebenarnya sudah memasuki masa angkutan Lebaran 2026. Namun hingga saat ini, lonjakan penumpang masih tergolong landai.
“Secara data memang terjadi peningkatan jumlah penumpang yang turun di terminal, namun jumlah itu belum signifikan atau belum memasuki masa puncak,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).
Pada hari normal, jumlah penumpang yang turun di terminal tersebut berkisar antara 900 hingga 1.000 orang per hari. Saat ini, angka tersebut meningkat menjadi sekitar 2.000 penumpang per hari.
Baca juga : Dahsyat, Penampilan Marching Band Genta Buana Brawijaya SMA Taruna Brawijaya Kediri Selalu Pukau Penonton
Berdasarkan data arus mudik tahun 2025, puncak kedatangan penumpang di Terminal Gayatri Tulungagung mencapai 4.000 orang dalam sehari. Mengacu pada data tersebut, pihak terminal memprediksi puncak arus mudik tahun ini akan terjadi mulai Rabu (18/3/2026).
Selama periode mudik, mayoritas penumpang yang tiba diketahui berasal dari Surabaya. Sementara itu, untuk arus balik Lebaran 2026 diperkirakan mulai mengalami peningkatan pada Rabu (25/3/2026).
“Nanti peningkatan penumpang terbanyak diprediksi terjadi pada 18 Maret 2026, dengan jumlah sekitar 4.000 penumpang yang turun di terminal,” jelasnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, pihak terminal telah berkoordinasi dengan sejumlah Perusahaan Otobus (PO) guna menyiapkan armada tambahan. Hingga saat ini, PO Harapan Jaya telah mengajukan izin trayek insidentil.
Baca juga : Hujan Tak Hambat Kelancaran Lalu Lintas di Kota Kediri
Sebanyak 13 armada bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dari PO Harapan Jaya disiapkan khusus untuk melayani penumpang selama masa angkutan Lebaran.
“Sampai saat ini sudah ada 13 armada bus AKAP dari PO Harapan Jaya yang mengajukan izin insidentil selama masa angkutan Lebaran,” pungkasnya.***
Reporter : Sholeh Sirri
Editor : Hadiyin






