Harga Bunga Ziarah di Jombang Melonjak Jelang Lebaran, Permintaan Tetap Tinggi

Harga Bunga Ziarah di Jombang Melonjak Jelang Lebaran, Permintaan Tetap Tinggi
Aktivitas pembeli di lapak bunga ziarah menjelang Lebaran. (ist)

Jombang, LINGKARWILIS.COM – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, permintaan bunga ziarah di Kabupaten Jombang mengalami peningkatan signifikan. Tradisi nyekar yang masih kuat di masyarakat membuat lapak penjual bunga di kawasan Jalan RE Martadinata, Desa Kepatihan, ramai diserbu pembeli dalam beberapa hari terakhir.

Salah satu pedagang, Anton (30), mengungkapkan bahwa lonjakan pembeli mulai terasa sejak lima hari terakhir. “Kenaikannya hampir 50 persen dibanding hari biasa. Sudah sekitar lima hari ini ramai,” ujarnya, Jumat (20/3/2026).

bayar PBB Kota Kediri

Tingginya permintaan turut berdampak pada harga jual bunga ziarah yang mengalami kenaikan cukup tajam. Jika pada hari normal satu kantong berisi campuran bunga pacar, kenanga, dan mawar dijual sekitar Rp20 ribu, kini harganya melonjak hingga Rp100 ribu.

Baca juga : Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Sudirman Kediri Diperketat, Polisi Antisipasi Lonjakan Belanja Lebaran

Anton menjelaskan, kenaikan harga dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan serta harga dari pemasok yang juga ikut naik. “Biasanya lebih murah, sekarang satu kantong bisa Rp100 ribu. Isinya bunga pacar, kenanga, dan mawar untuk keperluan ziarah,” jelasnya.

Meski harga mengalami lonjakan, minat beli masyarakat tetap tinggi. Warga tetap datang untuk memenuhi kebutuhan ziarah menjelang Lebaran.

Salah satu pembeli, Elis (40), warga Kecamatan Megaluh, mengaku tetap membeli bunga meskipun harganya meningkat. Ia berencana menggunakan bunga tersebut untuk ziarah ke makam ayahnya.

“Hari ini saya beli bunga sedap malam dan bunga untuk nyekar. Besok mau ke makam ayah,” tuturnya.

Ia menambahkan, kenaikan harga cukup terasa, terutama pada bunga sedap malam. Jika sebelumnya Rp10 ribu bisa mendapatkan tiga tangkai, kini hanya memperoleh satu tangkai.

Baca juga : Usai Salat Id Muhammadiyah, Aktivitas Wisata Kuliner di Jalan Doho Kediri Kembali Ramai

“Karena momen nyekar menjelang Lebaran, harganya memang jadi sangat tinggi,” keluhnya.

Kondisi ini menunjukkan bahwa tradisi ziarah tetap menjadi prioritas masyarakat menjelang Idul Fitri, meskipun harus menghadapi kenaikan harga yang cukup signifikan.***

Reporter : Agung Pamungkas

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://soleco-energy.com/ https://zonawin777top.com/ https://dwpcabdinkabmlg.com/bidang-sosial-budaya-eval/ https://lingkarwilis.com/mail/ https://onlymyenglish.com/about-us/ https://www.ramanhospital.in/about.html https://umbi.edu/visit/ https://dkpbuteng.com/ https://rsiaadina.com/ https://inl.co.id/about-us/ situs toto