Blitar, LINGKARWILIS.COM – Insiden kecelakaan kereta di kawasan Stasiun Bekasi Timur berdampak luas terhadap operasional perjalanan kereta api, termasuk di wilayah Stasiun Blitar.
Salah satu perjalanan yang terdampak adalah Kereta Api Singasari relasi Blitar–Pasar Senen yang dipastikan dibatalkan pada Selasa (28/4/2026).
Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa penumpang yang terdampak dapat melakukan pembatalan tiket dengan pengembalian dana penuh sebesar 100 persen.
“Proses pembatalan dapat dilakukan hingga H+7 di stasiun keberangkatan. Untuk informasi lebih lanjut, pelanggan dapat menghubungi layanan resmi KAI,” ujarnya.
Baca juga : Tanggapi Keluhan Warga, DPUPR Kota Kediri Perbaiki Gorong-Gorong Ambles di Jalan Kamboja
KAI juga menyampaikan duka mendalam atas insiden tersebut. Saat ini, fokus utama diarahkan pada proses evakuasi dan penanganan korban dengan mengutamakan keselamatan seluruh penumpang.
Dalam keterangan resmi, seluruh penumpang Kereta Api Argo Bromo Anggrek yang berjumlah 240 orang dilaporkan telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Sementara itu, sejumlah penumpang KRL yang terdampak telah mendapatkan perawatan di berbagai fasilitas kesehatan, seperti RSUD Bekasi, Primaya Hospital Bekasi Timur, Mitra Plumbon Cibitung, dan RSU Bella Bekasi.
Penanganan di lokasi melibatkan berbagai pihak, mulai dari Basarnas, TNI, Polri, hingga tim medis yang bergerak cepat untuk memastikan seluruh korban mendapatkan pertolongan.
Baca juga : Komitmen Penuhi Standar Pelayanan, Kota Blitar Raih Peringkat Tiga Nasional di Peringatan Otoda 2026
Sebagai dampak lanjutan, KAI juga melakukan penyesuaian pola operasi perjalanan, termasuk penghentian sementara kereta api jarak jauh dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen demi mendukung proses evakuasi dan menjaga keselamatan perjalanan.
Selain KA Singasari, satu perjalanan lain yang juga dibatalkan adalah KA 143B Madiun Jaya relasi Madiun–Pasar Senen.
KAI memastikan akan terus melakukan koordinasi dengan seluruh pihak terkait agar penanganan insiden berjalan optimal serta layanan kepada penumpang dapat segera pulih secara bertahap.***
Reporter : Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin






