Jombang, LINGKARWILIS.COM – Perjalanan panjang penuh ketekunan mengantarkan Teman Hariono (51), pedagang asongan asal Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, mewujudkan impiannya menunaikan ibadah haji bersama sang istri.
Selama hampir 29 tahun, Hariono bersama istrinya, Jumilah (50), menabung sedikit demi sedikit dari hasil berjualan. Keduanya tinggal di Dusun Kapringan, Desa Dukuh Klopo, dan akhirnya dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 2026.
Perjuangan itu dimulai sejak lama. Bahkan sejak 1988, Hariono telah terbiasa mencari nafkah dengan berdagang di dalam bus, mengikuti pengajian, hingga berjualan di berbagai keramaian seperti pentas jaranan dan reog.
“Yang penting halal dan bisa menyisihkan sedikit demi sedikit,” ujar Hariono saat ditemui di kediamannya, Sabtu (2/5/2026).
Baca juga : DPRD Kota Kediri Dorong Peran Masyarakat Tekan Kekerasan Perempuan dan Anak
Setelah menikah pada 1997, perjuangan Hariono tak lagi sendiri. Ia bersama istrinya berbagi peran untuk memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus menabung, meski penghasilan yang diperoleh tidak selalu menentu.
Dari yang awalnya hanya sekitar Rp35 ribu per hari, kini penghasilannya bisa mencapai Rp300 ribu per hari. Ia juga tak segan menempuh perjalanan jauh hingga ke luar kota, seperti Jepara, demi menambah penghasilan.
“Kalau ada keramaian, di situ ada peluang. Kadang harus pergi jauh, tapi dijalani saja,” tuturnya.
Kunci keberhasilan Hariono terletak pada konsistensi. Ia menyisihkan uang mulai dari Rp10 ribu hingga Rp100 ribu setiap hari, tergantung kondisi.
Baca juga : APBN Kediri Raya Tumbuh Positif hingga Maret 2026, Sinergi Kemenkeu Dorong Ekonomi Daerah
“Tidak harus banyak, yang penting rutin. Lama-lama terkumpul,” katanya.
Pada 2012, ia memberanikan diri mendaftar haji. Setelah menunggu selama sekitar 10 tahun, kabar yang dinanti akhirnya datang—ia dan istrinya dijadwalkan berangkat pada 2026.
“Alhamdulillah, tidak menyangka bisa sampai di titik ini,” ungkapnya haru.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Jombang, Ilham Rohim, menyebutkan sebanyak 1.267 calon jemaah haji asal Jombang akan diberangkatkan pada 6–7 Mei 2026 melalui Embarkasi Juanda Surabaya, tergabung dalam kloter 60 hingga 63.***
Reporter : Taufiq Rahcman
Editor : Hadiyin






