Kepala DKPP Kota Blitar, Dewi Masitoh, mengungkapkan terdapat 16 ekor sapi yang terindikasi terinfeksi parasit cacing. Selain itu, satu ekor sapi lainnya terjangkit penyakit kulit Lumpy Skin Disease (LSD).
“Untuk sapi yang terkena cacing langsung kami obati. Sedangkan yang terpapar LSD kami sarankan untuk dibawa pulang agar tidak menular ke ternak lain,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).

Baca juga : Forkopimda Kediri Turun ke Lapangan, Kapolres Dorong Penanganan Sosial Berkelanjutan
Tak hanya sapi, petugas juga menemukan kambing yang mengalami penyakit kulit seperti scabies. Hewan yang sakit langsung ditangani dan diminta tidak diperjualbelikan sementara hingga pulih.
Meski demikian, dalam sidak tersebut petugas memastikan belum ditemukan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di pasar tersebut. Pemantauan akan terus dilakukan hingga mendekati hari penyembelihan kurban.
Pada hari pasaran Pon, jumlah hewan yang masuk ke Pasar Dimoro cukup tinggi, yakni sekitar 300 ekor sapi serta 700 ekor kambing dan domba.
Menurut Dewi, sidak ini bertujuan memastikan seluruh hewan yang diperjualbelikan dalam kondisi sehat dan layak untuk dikurbankan.
Baca juga : DKPP Kabupaten Kediri Anjurkan Penyembelihan Hewan Kurban Dilakukan di RPH
“Ini bagian dari upaya menjamin kelayakan hewan kurban. Kami akan terus melakukan pengawasan agar masyarakat mendapatkan hewan yang sehat,” pungkasnya.***
Reporter : Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin





