Jombang, LINGKARWILIS.COM – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Jombang menggelar program IJTI Goes to School di Pondok Pesantren Al Lathifiyyah 2 Tambakberas, Kabupaten Jombang, Selasa (16/6/2026). Kegiatan bertema “Jurnalistik Modern 2026” tersebut ditujukan untuk membekali santriwati dengan kemampuan literasi media dan jurnalistik yang sesuai dengan perkembangan era digital.
Program edukasi ini dibuka oleh Pengasuh Ponpes Al Lathifiyyah 2, Nyai Hj. Awin Tammah, bersama perwakilan IJTI Jombang, Mukhtar Bagus yang juga merupakan jurnalis senior MNC Group. Kegiatan turut melibatkan sejumlah anggota IJTI dari media televisi, cetak, dan daring.
Dalam sambutannya, Ning Awin menyampaikan apresiasi atas inisiatif IJTI Jombang yang menghadirkan pelatihan jurnalistik di lingkungan pesantren. Menurutnya, keterampilan mengelola informasi menjadi bekal penting bagi para santriwati di tengah derasnya arus informasi digital.
Baca juga : Satresnarkoba Polres Nganjuk Tangkap Terduga Pengedar Sabu Asal Jombang
“Kami berharap para santriwati dapat menyerap ilmu jurnalistik dengan baik sehingga mampu menghasilkan informasi yang benar, kredibel, sekaligus memiliki kemampuan untuk menangkal penyebaran hoaks,” ujarnya.
Perwakilan IJTI Jombang, Mukhtar Bagus, menegaskan bahwa generasi muda, termasuk kalangan santri, memiliki peran strategis dalam menciptakan ruang digital yang sehat melalui penyebaran informasi positif dan bertanggung jawab.
Menurutnya, pemahaman tentang prinsip-prinsip jurnalistik menjadi salah satu cara efektif untuk menghadapi maraknya informasi yang belum terverifikasi di berbagai platform media.
Untuk mendukung tujuan tersebut, peserta mendapatkan materi yang mengombinasikan teori dan praktik. Pelatihan meliputi teknik penulisan berita yang objektif, fotografi jurnalistik, public speaking, hingga dasar-dasar pengambilan gambar video.
Baca juga : Libatkan Nelayan, Pencarian Santri Kediri yang Hilang di Pantai Pangi Masih Belum Membuahkan Hasil
“Para peserta kami bekali dengan empat pilar utama jurnalistik modern agar mampu mengikuti perkembangan dunia media sekaligus memahami etika dalam menyampaikan informasi,” jelas Mukhtar.
Sebagai bagian dari praktik lapangan, para santriwati juga diajak membuat konten podcast dan melakukan simulasi peliputan layaknya jurnalis profesional. Kegiatan tersebut menjadi pengalaman langsung bagi peserta dalam menerapkan materi yang telah diterima selama pelatihan.
Melalui program IJTI Goes to School, IJTI Jombang berkomitmen memperluas edukasi literasi media ke berbagai lembaga pendidikan dan pesantren sebagai upaya mencetak generasi muda yang kritis, bijak, serta memiliki kecakapan digital di era informasi.***
Reporter : Taufiqur Rachman
Editor : Hadiyin